RESUME BUKU SEVEN HABITS OF HIGHLY EFFECTIVE PEOPLE

Posted by Ahmad Khairudin on Januari 13, 2020 with No comments


Tulisan kali ini ga sengaja dibuat karena ada tugas tambahan sebelum mengikuti salah satu program Training dari kantor, Learning and Development , dan buku yang dibahas adalah 7 habits atau Tujuh Kebiasaan efektif
Tujuh kebiasaan efektif dalam buku 7 Habits kelihatan mudah dimengerti, tetapi tidak mudah dilaksanakan, namun inspirasi dan aspirasi dalam bukunya mampu menuntun orang dalam mencari kehidupan yang lebih baik dan bermanfaat. semua habits / Kebiasaan adalah aktivitas yang dikerjakan tanpa perlu berpikir dulu dan 7 kebiasaan yang paling efektif menurut Covey yang terangkum dalam buku ini adalah sebagai berikut :
1. Be proactive, jadilah proaktif bukan Reaktif, yang menjadi kendali seseorang terhadap lingkungan dibanding situasi sekelilingmu yang mengendalikanmu,
2. Begin with the end in mind, mulai dengan akhir dipikiran atau disebut kepemimpinan pribadi. Dengan ini kita dapat konsentrasi dan mempertimbangkan segala konsekuensinya sebelum bertindak, sehingga dapat produktif dan berhasil.
3. Put first things first, dahulukan Yang Utama atau manajemen pribadi untuk mengimplementasikan dan mengelola kebiasaan. Dengan mengacu kepada Matrix manajemen waktu dengan pembagian 4 Kuadran, Suatu matriks bisa dibuat dari karakteristik aktivitas, mengklasifika-sikan-nya sebagai urgen dan tidak urgen, penting dan tidak penting. Daftar aktivitas yang mendesak untuk ditindak-lanjuti disebut sebagai “Urgen”. Daftar aktivitas yang memberikan konstribusi pada misi, nilai atau sasaran prioritas tinggi kita sebagai “Penting”.
4. Think win-win, berpikir menang - menang atau kepemimpinan antar pribadi. Karena sasaran bergantung kepada hubungan dan kerjasa-ma dengan lainnya, maka semua perlu bagian yang adil dan menguntungkan dan menghasilkan kolaborasi.
5. Seek first to understand and then to be understood, Berusaha mengerti dulu, baru minta dimengerti. Komunikasi adalah bagian penting, dan seperti analogi “diagnosis dulu sebelum memberikan resep”.
6. Synergize, wujudkan sinergi/ kerjasama yang kreatif. Kekuatan kerjasama lebih besar dari upaya per bagiannya, jadi galilah potensi dan kebaikan konstribusi orang lain.
7. Sharpen the saw, asahlah “Gergaji” keseimbangan pembaharuan diri dalam 4 aspek, Aspek Fisik, aspek mental, Aspek Spiritual dan Aspek Sosial/Emotional, sehingga kebiasaan baik lainnya bisa tumbuh dan berkembang.

Kebiasaan 1, 2 dan 3 adalah sesuatu yang berhubungan dengan diri pribadi atau ke dalam. Kebiasaan ini wujud kemenangan pribadi yang diperlukan untuk berkembangnya karakter pribadi. Kebiasaan 4, 5 dan 6 adalah wujud kemenangan publik; kebiasaan ini juga berupa kerjasama dan komunikasi yang baik. Kebiasaan ke 7 (Asahlah “Gergaji”) adalah pembaharuan diri dalam bentuk: spiritual, mental, fisik dan sosial/emosional, yang semuanya memerlukan perawatan dan pertumbuhan.



Reaksi: