Kamis, 27 Desember 2012

NuraniKita


Bismillah....
KeagunganMu, Ya Rabbi, yang telah membuat hidup begitu hidup dan berarti. Tiadalah kita ada di dunia ini, kecuali sebagai HambaMu, yang Engkau titipkan amanah dipundaknya sebagai pembawa panji-panji Islam untuk ditegakkan di muka bumi-Mu. Tak banyak orang menginginkan amanah dakwah, tak banyak orang pula yang sanggup membawa amanah ini sebaik-baiknya hingga akhir perjalanannya. Namun, yakinlah, dari sedikit orang ini, justru merekalah orang-orang tangguh yang Allah pilih sebagai PejuangNya. Jika kalian merasa demikian, maka patutlah kalian bangga dan balaslah dengan kesyukuran kepada Allah. Namun, jika itu belum kalian rasakan, teruslah mencari, teruslah berusaha dengan sungguh-sungguh (berjihad), karena kalian tak kan pernah tau bagaimana akhir cerita kehidupan kalian. Semoga Allah senantiasa melimpahkan cintaNya, hidayahNya, RidhaNya dan keistiqomahan kepada kalian yang telah memilih jalan dakwah ini sebagai jalan kehidupan. (AR)

Bismillahirrahmanirrahim

            Informasi di masa kini merupakan hal yang penting untuk disharing dan saring. Di bagikan untuk membangun kebaikkan dan difilter dari segala keburukkan yang akan menyebar di masyarakat. Informasi yang diharapkan adalah hal yang dapat membangun isue untuk merestorisasi perbaikkan umat bukan sekadar menjadi konsumsi komersial public namun sarat ghibah dan  fitnah. Informasi yang seperti ini, bukanlah informasi yang lahir dari media-media sekuler dan liberal, namun hadir dari sajian media yang berani menyuarakan kebenaran tanpa ‘pesanan’.

            Nuraniku hadir sebagai salah satu media kampus dengan nafs Islam dalam kejurnalistikan. Menjadi sebuah urgensi Nuraniku untuk hadir ditengah masyarakat kampus UNJ. Dan untuk hadir sebagai media yang lugas, tegas, serta jujur menyebarkan informasi, tentunya harus ditunjang dengan pendanaan yang baik. (DRL)

Saatnya Nuraniku


            Lembaga Dakwah Pers Kampus UNJ,dengan lebel Pers ini membawa tanggung jawab besar. Ia yang mengaku Pers, seharusnya selalu tahu lebih awal mengenai isu terupdate baik internal kampus maupun nasional. Dan bukan hanya mengetahui berita tersebut, melainkan juga menyampaikan kebenaran itu kepada masyarakat kampus luas. Mungkin saja mereka, lembaga dakwah pers itu punya banyak inisiatif dalam menyampaikan kebaikan, hanya belum sempat saja dituliskan. Hingga seakan tergambarkan hari ini, bahwa Lembaga Dakwah Pers Kampus di UNJ mati suri. Tak ada greget yang secara signifikan memberi dampak besar, dampak manfaat untuk masyarakat UNJ. Entah apa masalahnya di internal lembaga ini. Nuraniku, mereka yang di dalamnya mungkin merasa hatinya menyatu, gerak mereka tak menyatu. Bukankah kejahatan yang terorganisir akan dapat menutup kebaikan yang tidak terorganisir dengan baik? Sudah baik visi Nuraniku, lalu bagaimana dengan kerja mereka? Sudah sampai mana? Mau dibawa kemana Nuraniku? Jika memang pers adalah hal utama yang diusung, bergeraklah sebagaimana mestinya. Bertebaranlah di muka bumi UNJ untuk menyampaikan kebaikan. Jangan lupa terhadap kultur yang sudah ditanamkan oleh kakak-kakak kalian bagaimana dakwah pers seharusnya. Saling tolong menolonglah untuk menolong agama Allah. Jangan tangguhkan beban pada hanya satu orang saja. Dan janganlah hanya ingin bergerak sendiri, tanpa merasa butuh bantuan dari saudara kalian. Apa kalian hanya ingin memasuki surga-Nya hanya seorang diri? Tentu tidak bukan?Redaksi, Litbang, Kaderisasi, PU bersatulah! Tunjukkan bersatunya kalian dalam sebuah karya besar dan baik. Ini adalah kesempatan untuk kalian, menyambung proses perjalanan dakwah di kampus UNJ melalui tulisan yang berkarakter. Jika kalian terhenti sejenak, sekarang waktunya untuk bangkit lagi. Kencangkan tali pengaman kalian yang bersiap mengendara dengan speed 80km/jam atau bahkan lebih, bukan lagi berjalan dalam kecepatan 30 km/jam. Tentu sudah banyak ilmu kejurnalistikan yang kalian peroleh, sekarang waktunya untuk banyak berbuat. Bukan lagi hanya banyak menerima. Yang pasti kita tahu bahwa tangan yang di atas itu lebih baik dari pada tangan di bawah. Sama halnya dengan kalian yang memberi informasi kebaikan lebih baik dari mereka yang menerima ilmu kebaikan. Akhir kata saatnya Nuraniku Bangkit dan Bersatu. 
(Si PengamatLangit)

            "Ya, inilah bangunan jama’ah itu. Ketika semua bagian saling terkait, saling menyatu, saling menjadi bagian utuh dengan bagian lainnya. Setiap bagian sama pentingnya, seperti kita memahami bagian manakah yang penting dari mobil. Roda sama pentingnya dengan kemudi, rem sama pentingnya dengan gas, oli sama pentingnya dengan bahan bakar. Semua bagian menjadi pembentuk bangunan utuh dari jama’ah. Jika berkurang satu bagian, akan berdampak secara sistemik bagi kegiatan dan kehidupan jama’ah.

              Semua dari kita memiliki potensi dan kemampuan yang hebat, alhamdulillah. Namun sehebat apapun potensi itu, menjadi kurang bermakna ketika tidak diwadahi jama’ah. Engkau mungkin kurang sabar dalam mengikuti ritme hidup berjama’ah, karena ada aturan, ada panduan, ada pedoman, ada keputusan yang harus dilakukan. Engkau mungkin merasa bosan dengan berbagai agenda hidup berjama’ah yang tampak lamban, padahal engkau bisa melakukan berbagai hal lebih cepat. Memang bisa, dan sangat mudah bagimu.Namun itu bukan jama’ah. Karena jama’ah artinya keterpaduan, kesatuan, keharmonisan, kebersamaan, kesediaan, kerelaan, empati, dan keteraturan. Karena jama’ah artinya perencanaan. koordinasi, konsolidasi, pengaturan, manajemen, komando, pengawasan serta evaluasi. Karena jama’ah artinya penyatuan hati, perasaan, pikiran, dan kegiatan. Karena jama’ah artinya kasih sayang, kelembutan, ketegasan, kedisiplinan dan keserasian. Karena jama’ah artinya cinta."
(Cahyadi Takariawan)

Sebab tak ada satu hal pun di semesta yang terjadi secara kebetulan. Maka mengenalmu juga bukanlah kebetulan, melainkan keindahan taqdir yang Ia kirimkan, untukku. :) 
*disaat harus melepaskan genggam pada yang satu dan menerima genggaman baru lainnya* - alizz-


PENUTUP

         “Aku melihat, air yang berhenti itu merusak dirinya. Kalau ia mengalir pasti akan baik. Kalau ia berhenti akan buruk. Dan kalaulah singa tidak meninggalkan tempatnya, ia tidak dapat buruan. Demikian juga panah, kalau tidak bergerak meninggalkan busur, dia tidak akan mengenai sasaran.”  untuk para penerus ranah ini, jadilah penggerak baru yang bebas dari sifat lemah dan kehinaan. Penggerak baru yang keberislamannya tidak hanya sebatas shalat, shaum, dzikir, dan mengaji. Tetapi Penggerak yang dadanya bergejolak saat kesucian agama dihinakan. Hatinya meleleh, bersedih dengan setiap kelemahan jiwa. Pengegerak yang tidak menyia-nyiakan usianya begitu saja, tapi mengubahnya menjadi kekuatan dahsyat untuk sebuah karya besar.
Dan apabila diturunkan satu surat sebagian mereka memandang kepada sebagian yang lain (sambil berkata): "Adakah seorang dari (orang-orang muslimin) yang melihat kamu?" Sesudah itu mereka pun pergi. Allah telah memalingkan hati mereka disebabkan mereka adalah kaum yang tidak mengerti. (QS. At-Taubah : 105).

         Sesungguhnya kami tidak mengharapkan sesuatu apapun dari manusia, tidak mengharapkan harta benda, atau imbalan lainnya. Tidak juga popularitas, apalagi sekedar ucapan terima kasih. Yang kami harapkan adalah selalu mendapat kebaikan dari Allah Pencipta Alam Semesta, yang dengan itu dapat memberikan kontribusi terbaik untuk umat kita, agama kita, karena Allah dan untuk Allah .(Sum)

Apapun yg terjadi
nikmati Masa amanah ini
Hapus air mata, berikan senyummu.
Kadang, senyum terindah datang setelah air mata penuh luka.

Untuk sahabat-sahabat saya yang telah relah banyak menemani dalam satu tahun kepengurusan ini... 

bang Radit, ane kagum  bang sama ente , inget banget ketika mabit tidur bareng di kamar saya sama ikhwan-ikhwan nuraniku waktu IJT 5, di sepertiga malam ente ga tidur ane liat baca qur'an ditengah kita semua tertidur,an pura-pura ga bangun aja,  ga pernah loh saya ketika nginep bareng sama temen lain liat hal kaya gini,  saya tetep ga bisa sebagus ente dalam mimpin nuraniku kak , bang radit #Luarbiasa :)

ka didit, kak minta maaf ka ga bisa menjalankan amanah ini dengan baik, padahal ka didit selalu ngasih masukan ide yang luar biasa dan solutif untuk saya, terima kasih ya kaa :), saya masih mau belajar banyak dari ente bang :) 
kak ami, ka ita, ka aisyah dan ka naisa , Fantastic 4 nuraniku :D, kakak-kakak DPR (Dewan penasehat redaksi ) ka terima kasih ya atas bantuan, nasihat dan kontribusinya nuraniiku tahun ini, :)ka yaser, bang ente udah ga di sering kampus si bang, kan asik bang cerita dan bercanda sama ente bang, terima kasih ya bang 

buat akh Fadli terima kasih sudah jadi sekjend yang luar biasa, memimpin tarbawi dan menjadi sekjend di nuraniku itu idak mudah , namun kau mampu amanah , semangat ya dan semangat untuk nuraniku tahun depan.

buat ka sumi,, wah sekertaris yang sangat luar biasa, yang tak pernah mengeluh dan murah senyum, terima kasih ka udah banyak bantu saya di kepengurusan tahun ini.. :) 
Mba Dian, orang yang paling semangat kalau lagi cerita appapun , besok ceritakan nuraniku ke adik2 kelasnya ya, tularkan semangat itu mba, terima kasih telah banyak membantu dan jadi bendahara umum yang sangat luat biasa :DMba Izzah, ibu PENDEKAR :P, orang yang paling saya segani di nuraniku, maf mba kalau udin banyak salah, terima kasih loh sudah banyak negor saya, memang tidak salah pilih sebagai ibu kaderisasi, benar-benar seorang kader sejati :), inget waktu pertama ketika dulu sering sms , mba bilang saya jangan terlalu sering sms , karena takut saya jadi ragu setiap mau sms mba izaah, bahkan sampai sekarang :),  dan pesan terakhir menegeman waktu ya mba, semoga lebih baik lagi.

Bang ibrahim, ini juga orang yang paling saya segani dan hormati di FT, bosnya FT.. :)Terima kasih bang udah sering ngasih masukan, diskusi dan ilmu-ilmu yang bermanfaat, nemenin saya di Nuraniku tahun ini, terus bimbing saya ya bang :), saya masih cupu dan bandel di FT :)

ka Chai , sang pengamat langit, terima kasih ka, tiap semangat-semangat dan antusiasnya,ide-ide yang hebat dan terima kasih sudah semangat menjalankan amanah sebagai ketua litbang di nuraniku :) adit,  wihh.. ketua pelaksana IJT, makasih dit buat perjuangan kerja kerasnya di IJT, Alhamdulillah iJT terlaksana :)ka amel, mantan PJ DK Univ dan sekarang  jadi kadept PU yang luar biasa, sosok orang yang tenang namun amanah, wariskan ilmu-ilmunya ya ka, :)

Aris, masih inget ada loh ris yang bilang ente itu orang yang sangat bijaksana dan berwibawa sewaktu pemilihan ketua IJT, luar biasa kadept entrep di BEM FT, wakadept PU di nuraniku, dan salah satu "bang cetak" :),  semoga menjadi enterpreneur yang hebat , terima kasih ya ris :D ini nih kader yang luar biasa, Ka Hakim, ente itu pokoknya yang paling super dah bang tahun ini, orang yang punya niat baik ga mau merepotkan orang dalam amanah-amanahnya sampai semuanya dikerjakan sendiri :), kadang ga paham sama jalan pikiran ente bang, tapi jujur an kagum sama ente, turunin ya ilmu-ilmunya ke adik-adik di nuraniku, Ilmu layouter dan desain terutama, biar ada penerus orang super kaya ente bang :)

Mba risma , orang yang diem tapi suka bikin ketawa kalau udah ngomong, terima kasih ka buat kinerja nuraniku tahun ini di redaksi yang sangat luar biasa, ayo wariskan ilmunya sebagai redaktur yang handal, 

buat temen-temen pengurus yang lain, saya tak pernah menaggap kalin staf, dan saya selalu berusaha menghindari kata itu, karena saya masih terlalu cupu untuk mengatakan diri saya pemimpin dan kalian sebagai staf, kita adalah partner kerja yang hebat. terima kasih untuk kalian dari dept kaderisasi sampai redaksi teriima kasih banyak untuk semuanyaaa... :)kaderisasi,  
  • Nufi, terima kasih ya nuf, tetep semangat ya di nuraniku tahun depan :)
  • Fami Putri, fam, semangat orang-orang disni juga sama-sama belajar ko, terima kasih yaa, ayo belajar lagi tahun depan :)
  • Kiki, ki, terima kasih ya, atas tiap kontribusinya, tahun depan lagi ya :)
  • Grishelda, orang yang paling semangat di awal ketika  kaderisasi dan nuraniku tahun ini mulai bergerak, maaf kalau ada sebuah kesalahan atau sikap saya yang sampai elda kecwa, tahun depan lanjutkan ya :)
  • bowo, orang yang memaksa buat masuk dan belajar di nuraniku, sayang ente jadi ketua bem dan sibuk jadi sulit, sekarang pun jadi ketua bem, tapi nuraniku tetep bisa jadi tempat belajar bowo ko, semangat ya dan terima kasih ya :
Buat temen2 di Redaaksi, terima kasih atas setiap pengorbanan dan kontribusinya :)
  • Trias, terima kasih ya ias, atas waktu, kontribusi dan karyanya, tetep di nuraniku ya tahun depan :)
  • Lisfatul, wih wnita super luar biasa, semoga bisa bantu nuraniku tahun depan ya lis :)
  • Nuha dan Hasna, gpp ya kalian saya gabungin, ini kan kader satu paket dari bahasa arab yang hebat, yang banyak membantu di Nuraniku, lanjutkan tahun depan ya, :)
  • Danis, desain dan layouter nuraniku tahun depan ya sama nuha, pasti hebat deh tahun depan, okok :)
  • Wilda, editor yang luar biasa , keren :)
temen-temen dari litbang
  • Arum, terima kasih ya rum atas kontribusinya, semoga bisa meneruskan 
  • teh Euis, makasih teh udah paling banyak bantu dilitbang, terima kasih ya ka, :)
  • Nurul Khoiriyah, kokoi.. anak ft yang rajin, terima kasih ya nak, tetap semangat di nuraniku tahun depan :)
  • Doni Adiitya, sayang akh ana belum sempat mengenal antum, padahal kata ka icha atau ka ami doni mau banget uk sebagai pengurus nuraniku dengan sms beliau, tapi semoga next kita bisa saling mengenal :)
  • Febri Nurfalah, wah padahal berharap karena febri yg datang di muker nuraniku bisa aktif , tapi terim kasih ya feb buat waktunya di nuraniku :)

dan Terakhir, Departemen Pemasaran dan Usaha..
  • Ayu Martin dan Dian septi , maf ya , saya belum mengenal kalian, tapi semoga tetap terjaga dalam kebaikan ditengah kesibukan :)
  • Rozan Hilmy, hei rozan orang yang paling antusias dan semangat, saya melihat masa depanmu cerah nak di FT, siap ya Hilaman (* kalau kata Izzah dalam syuro terakhir di LDK , masi bertanya siapa ya hilman :D), semangat ya zan, siap menerima amanah lebih hebat lagi di nuraniku ya :)
  • Martono , wah sosok yang luar biasa, mungkin cocok jadi  ketua nuraniku tahun 2014, siapkan martono :)maaf...maf untuk teman-teman yang buelum saya kenal secara kelas, memang ini keterbatasan saya dalam mengenal seseorang atau kesalahan saya kerena kurang peka sebagai pemimpin untuk kalian :), tapi insya Allah dalam diam dan doa yang tebaikk selalu menjadi kado spesial untuk kalian :) 

afwan jiddan atas segala sikap, tindakan , perkataan, kedinginan sikap, sikap yang mematahkan semangat kalian, atau apapun kehilafab saya kepada kalian, jika ada masih janji / hutang/ kesalahan saya yang belum saya lunasi mohon kabarkan saya dengan segera :)
#Nuraniku Unj
Jazakumullaah khairan katsiira untuk periode yang telah terekam dengan sangat indah. Terima kasih telah mewarnai perjuangan di 2012 ini. Percayalah, demisionernya kita bukanlah terdemisionernya ukhuwah kita. ^^

Minggu, 23 Desember 2012

LPJ : Liku Panjang Jalan Juang :)


Dibaca ya,,,, ini untuk kalian #Nuraniku 1433 H


MUKADIMAH


Itulah (karunia) yang (dengan itu) Allah menggembirakan hamba-hamba-Nya yang beriman dan mengerjakan amal saleh. Katakanlah, "Aku tidak meminta kepadamu sesuatu upah pun atas seruanku kecuali kasih sayang dalam kekeluargaan." Dan siapa yang mengerjakan kebaikan akan Kami tambahkan baginya kebaikan pada kebaikannya itu. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri. ( Q.S. Asy-Syura 23 )


Bismillah...
Segala puji hanya milik Allah SWT dan tak lupa senandung shalawat untuk kekasih Allah , muhammad SAW.
Selamat pagi...

“Selamat pagi, bagiku waktu selalu pagi. Diantara potongan dua puluh empat jam sehari, bagiku pagi adalah waktu paling indah. Ketika janji-janji baru muncul seiring embun menggelayut di ujung dedaunan. Ketika harapan-harapan baru merekah bersama kabut yang mengambang di persawahan hingga nun jauh di kaki pegunungan. Pagi, berarti satu hari yang melelahkan telah terlampaui lagi. Pagi, berarti satu malam dengan mimpi-mimpi yang menyesakkan terlewati lagi ; malam-malam panjang, gerakan tubuh resah, kerinduan, dan helaan napas tertahan.” - Tere Liye -. Mungkin ketika kalian  membaca ini, hari tidak lagi pagi, tapi semoga semangat pagi ini tetap menyemangati tiap waktu yang terlewati. Semangat pagi untuk kalian semua :) 

Amanah adalah sebuah kepercayaan, yakinlah amanah bukan cobaan , yakinlah amanah bukan sebuah penyesalan. Percayalah Allah tidak akan pernah salah memilih hambanya dalam mengemban amanah dakwah yang ada, selalu ada rencana indah dalam setiap lankah dan yakinlah bahwa rencana Allah akan membawa seseorang yang amanah dalam dakwah akan mengantarkan hamba-hambanya yang istiqmah dalam jannah-Nya. Sambil mencoba menguatkan diri dalam keterbatasan. Semoga Allah azza wa’ jalla tetap Meridhoi atas setiap keputusan.

Saudaraku, sudah menjadi kewajiban kita sebagai seorang muslim untuk mempertanggungjawabkan seluruh apa yang kita lakukan. Allah SWT berfirman dalam surat Al-Qiyaamah ayat 36 “apakah manusia mengira, bahwa ia akan dibiarkan begitu saja tanpa pertanggung jawaban?” kemudian ditambah juga dengan sebuah hadist “setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan dimintai pertanggung jawaban…”. Oleh karena itu, kami Lembaga pers dakwah kampus Nuraniku dan  kami  yang kalian  percayakan untuk menjalankan amanah di Lso Pers Dakwah Kampus Nuraniku unj ingin memberikan dan menjelaskan laporan pertanggungjawaban amanah tersebut.

Saudaraku, karena kepercayaan dan harapan kalian begitu besar terhadap kami, sebelum antum semua memberikan penilaian, afwan jiddan atas setiap kelalaian, kami mohon maaf sebesar-besarnya. Hal ini merupakan keniscayaan bagi kami untuk mempertanggung jawabkan baik-buruk selama satu tahun kepengurusan ini kepada mahasiswa Islam Universitas Negeri Jakarta dan kepada Sang khalik ini di akhirat kelak. Belum banyak yang bisa kami perbuat, belum sempurna juga amanah ini kami tunaikan. Karena waktu satu tahun ini terasa panjang ketika di awal kami melihat begitu beratnya amanah ini, tapi juga terasa pendek untuk mengukir sebuah mahakarya dalam perjuangan ini. Maka kami titipkan bahtera perjuangan ini pada generasi berikutnya untuk terus bekerja, berkarya dan berusaha dalam menembus keterbatasan menuju kampus UNJ yang madani. Semoga Laporan Pertanggungjawaban ini memberikan gambaran utuh tentang seluruh dinamika yang terjadi di LSO PDK Nuraniku 2011/2012 sehingga dapat menjadi rekam sejarah terlengkap dan menjadi referensi pembelajaran bagi Pengurus LSO PDK Nuraniku yang baru. Sebuah harapan besar dari kami agar eksistensi media islam dalam mensyiarkan islam ini semakin meningkat dan tidak ada lagi pengulangan  kesalahan-kesalahan yang sama di kemudian hari. Semoga kesalahan, kelalaian dan masalah  itu tidak terulang dimasa yang akan datang. 


Mungkin ketika menuliskan ini untuk kalian saya tak mampu berkata banyak, Ya Allah kuatkan saya untuk tetap menuliskan ini... perlahan.. 

untuk kalian, sahabat, kakak, adik dan rekan yang menemani saya dalam perjalanan dakwah ini, terima kasih :)
Maaf , Affwan jika sering sekali sikap, kata, perbuatan ana kurang sopan, tidak baik atau menyakitkan atau bahkan menganggu kalian, sungguh tak ada masud hati ingin seperti itu, semoga dimaafkan :(
AWAL 

“ Disinilah aku belajar merangkai kata
Disinilah aku belajar mengungkapkan makna lewat sebuah tulisan sederhana
Disinilah aku belajar menggunakan pena
Dan Disinilah aku dibesarkan menjadi seorang pejuang pena “


“ Ingin ku pejamkan mata, Menghembuskan nafas, kemudian pergi . . .
Tapi berat langkah tuk meninggalkan masa amanah ini ...
Aku telah jatuh cinta padanya...
Aku selalu merindukannya...
Tak bosan ku menjadi pejuang yang taat dalam barisan ...

tak ingin ku mengakhirinya
Dia penentram hati,
Penenang jiwa,
Pelipur lara,

Indahnya ketika senyum itu menguatkan ukuwah yang ada
Hati ini terasa bergetar hebat...
derai mata air terpancar dari mata,hati ini tak ingin mengakhiri. . .
ya..mungkin inilah cinta karena Allah..dalam langkah perjuangan dakwah

Dengan bagian luar yg sederhana...
Dia sangat berarti..
Ini adalah petunjuk dan jalan hidup...
Sahabat Untuk dunia dan akhirat...”

Catatan lengkapnya lihat Disini 



DINAMIKA PERJALANAN - Lembar sebuah komitment :)

Semoga ini cukup mengingatkan kita :)
masih ingatkah kalian tulisan sederhana ini :),  tulisan ini yang selalu mengingatkan saya tentang kalian, tentang  kita dan Nuraniku :), yang saya pajang rapi di kamar saya :)


Yes we are the big Family of nuraniku commitesto contribute our ...

Akhwat.

" Bismillahirahmanirahim
Insya Allah semoga saya bisa memberikan yang terbaik untuk keluarga besar nuraniku, syiar islam, dan terutama untuk Allah swt. Tak di pungkiri ini sebuah nikmat yang indah dan berharga bagi siapa saja yang bisa menikmatinya. Semoga Allah berkahi. Barakallahu"
– With love – Amalia R

"Bismillahirahmanirrahim...
Insya Allah, Naisa akan berusaha memberikan segala terbaik untuk dakwah, dan untuk nuraniku tersayang, tercinta, terkasih, akan memberikan daya upaya waktu apapun untuk kemajuan dakwah bil qalam. Insya Allah terus bergerak dan berkontribusi , mohon diingatkan atas segala komitment ini."

* Yes we are the big Family of nuraniku*   Naisa Maulidia – Semangat

Time
Money
Writing
 Idea
 Love
To Nuraniku


After Allah, Muhammad SAW, Parents, Siblings and academic
Insya Allah

Chai R.U

"Segala yang bisa kuberikan akan kuberikan walau hanya dengan segores pena, sebait kata, sepenggal ide" 
^Just for you Nuraniku^ - Ita Sriwahyuni.

"Siap Insya Allah mengkontribusikan seluruh waktu yang dimiliki, kemampuan yang ada, sumber daya yang tersedia, potensi yang ada untuk berjuang bersama dalam keluarga besar Nuraniku."

Bismillah

 – Sekertaris Nuraniku –
Sumiati

"Insya Allah Daya, upaya, dana yang dapat saya berikan ,
Satu saja, karena kita keluarga... Fight"
Hikmatul ahsan
Ana abdillah
Dian rizky lestari

"Nikmat yg Allah berikan sebagai syukur seorang hamba"
Risma P.S

Semangat ya Nuraniku Hebat, ....

For Nuraniku di hati.

Banyak mimpi untuk nuraniku, dan Nuraniku tahun ini saya yakin juga merupakan doa dan harapan dari para pendahulu, begitupun pula sebaliknya.
Nuraniku kedepannya adalah harapan dari nuraniku saat ini..
Haru, Haru karena aku adalah orang masa lalu dan masa kini nuraniku dan wahai kakak-kakak inilah mimpi-mimpimu, mimpi-mimpi yang mulai terwujud J

walau mereka mungkin belum tahu semua mimpi dan usahamu dulu... lalu kini giliran aku untuk MENERUSKAN dengan MEWARISKAN Mimpi-mimpi dan semangatmu dulu

Wahai kakak, terima kasih atas harta semangat, konsep dan mimpimu dan mohon doanya ka agar semua mimpi ini tak berhenti hanya padaku..

Keberhasilan suatu kepengurusan tidak dilihat dari apa yang sudah dilakukan kepengurusan itu, tapi keberhasilan bila GENERASI SETELAHNYA lebih baik!!!
Tidak hanya sama, apalagi lebih buruk...

Semoga... Semoga Allah, menjaga untuk komitment, kepada Allah, Rasulullah, kakak-kakak dan kawan-kawan yang telah banyak mewariskan  untuk adik-adik yang akan melanjutkan dengan lebih baik ^^

Sayang kakak-kakak di Nuraniku, kawan-kawan dinuraniku apalagi adik-adiku dinuraniku,
( Please ) ^^bahasa baru ana kata didit.
Jangan sungkan – sungkan sharing dan minta bantuan ya de.. ^^

Semangat ..
 – Fadila Ashiyami -




 yang ikhwan :)


Saya berkomitment untuk menjalankan amanah di Nuraniku dengan sebaik-baiknya dan sampai tuntas.
-        -  Fadli Novrianda-

Saya berkomitment menjalankan amanah di Nuraniku
 – Aditya Wiguna - 

“ Inysa Allah akan selalu memberikan yang terbaik untuk nuraniku setahun kedepan “.
 Aris Nurhikmat.

"Saya berkomitment untuk belajar jurnalistik sampai dapat gelar SPD ( Sarjana Pers Dakwah )"
Ibrahim Aziz akbar

"Saya berkomitment akan menjalankan amanah seoptimal mungkin dan dengan sebaik-baiknya."
M. Noerhakim

Bismillahirahmanirahim, 

Bangga rasanya mengenal kalian dan menjadi keluarga dengan kalian,

Semoga Allah menjaga ukuwah ini, menguatkan komitment ini dan kita mampu mengoptimalkan seluruh potensi yang ada untuk sama-sama berkomitmen di jalan dakwah ini, dengan segala keterbatasan diri , saya berkomitmen dengan hati akan menjalankan amanah ini dengan sebaik- baiknya, sampai batas kemampuan saya, semoga Allah menguatkan dan mengingatkan .

Ahmad Khairudin J


Sebenarya ada satu tulisan lagi dari ka didit, Cuma tulisannya itu bahasa arab gundul dan saya ga tau artinya L
dan, 2 orang yang istimewa ga bisa hadir, padahal keduanya saaya harapkan datang seperti yang lain sehingga bisa menyempaykan berkumpul bersama, ka Izzah ketua Kaderisasi dan ka Radit MSO Nuraniku mantan ketua nuraniku sebelumnya .. tapi sayang mereka ga hadir :( 

 ya itulah sedikit rekaman tiap bait – bait suara yang di konversikan menjadi sebuah kata, yang terangkum dalam sebuah kertas putih,sebersih niat kami karena Ridho illahi dalam sebuah pertemuan singkat penuh makna, dalam sebuah komitmen awal untuk berlayar dalam menempuh medan dakwah, di keluarga besar Nuraniku UNJ 2012 – 2013…. 
#Semoga bisa menjadi bekal komitmen awal kita di awal kepengurusan...
#Terima kasih , Thanks You,  Jazakumullah Khairan Katsiran Wa Jazakumullah Ahsanal Jaza, Sekali Lagi Terima Kasih ( Untuk Nuraniku ) kepada BPH Nuraniku  dan Dewan penasehat Nuraniku serta ketua LDK 2012 - 2013 yang menyempatkan hadir dalam agenda hari ini di Rumah saya yang sederhana. 

  Memilih untuk terlahir ke dunia berarti memilih untuk menanggung tanggung jawab yang begitu besar karena sesungguhnya hidup adalah ujian terbesar yang akan kita lalui. 
( Ahmad Khairudin )
Dan masa itupun kita telah lewat :)

Dalam perjalanannya mungkin saya terlalu memaksanakn atau mungkin kita terlalu lelah...
cek disini untuk catatan lengkapnya : disini 

saya minta maaf sebesar-besarnya belum bisa menjadi pemimpin yang baik dan peka terhadap kalian,
saya tak sanggup menuliskannya, :(, Ya Allah saya bangga mengenal kalian,,

Terima Kasih untuk Ka Radit selaku Mso, 
Terima kasih kepada Ka Danang, ka Nunu, Ka Heru, Ka Hesti, Ka Diba dan seluruh kakak-kakak saya yang baik di Nuraniku, maaf ya ka, saya belum bisa menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya :(
tak lupa juga,, dan yang utama ..
Terima Kasih untuk kakak - kakak dewan Penasehat redaksi 

  • Naisa Maulidia
  • Ita Sriwahyuni
  • Didit Sukmana
  • Fadhila Asyiami
  • Aisyah Ellia Susanti 
  • Mohammad Yaser

Untuk Rekan-rekan seperjuangan di kaderisasi :
yang dipimpin oleh : Nur Izzah Robbaniyah dan didukung oleh :
  • Ibrahim Aziz akbar
  • Nufi Eri Kusumawati
  • Fami Putri
  • Kiki
  • Grishelda
Tim Redaksi yang di Pimpin oleh Mochammad Noerhakim, yang dibantu oleh : 
  • Risma Putri
  • Trias
  • Lisfatul
  • Nayla 
  • Hasna
  • Danis
  • Wilda
Untuk teman-teman litbang, yang di kendalikan oleh ka Chai , dibantu dengan :
  • Aditya Wiguna
  • Arum
  • Euis
  • Nurul Khoiriyah
  • Doni Adiitya
  • Febri Nurfalah
dan Terakhir, Departemen Pemasaran dan Usaha oleh Amalia, dengan 
  • Aris Nurhikmat
  • Ayu Martin
  • Dian septi
  • Rozan Hilmy
  • Martono 
Serta rekan - rekan Mahasiswa muslim di Universitas Negeri Jakarta,
Terima Kasih :)







PENUTUP

Setiap apa yang menjadi milik kita didunia pastilah akan kembali , seperti halnya amanah yang hari ini menjadi tanggung jawab bersama, sebagai laporan akhir pertanggung jawaban atas tiap amanah yang dijalankan, izinkan saya melantunkan satu syair berikut dengan ditutup do’a untuk mengembalikan  dan menyerahkannya kepada Allah SWT,

Salam untukmu dari Nurani terdalam
Salam untukmu dari sang iman
Terima kasih atas tiap waktunya, keistiqomahannya dalam masa yang panjang
Semoga, Allah menemani dalam tiap langkah hati dan kaki yang berjuang

Wahai Mataku, gembirakanlah aku
tidakkah kulinagkan air mata untuk para pejuang pena yang istiqomah di Jalan-Mu
Wahai Hatiku , Tenangkanlah aku
Dalam tanda getaran bertambahnya kecintaan dan keimanan pada-Mu

Jika ada kesempatan, izikan saya mengatakan pada-Mu di padang Mahsyar kelak
dimana ketika miliyaran manusia dikumpulkan
Izinkan saya mampu melantangkan suara, berbicara dan menjadi saksi kemudian berkata :
" Yaa Rabb, Izinkan mereka masuk dalam surga-Mu lebih dulu daripada aku"

Ya Allah,Engkau mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta padaMu, telah berjumpa dalam taat padaMu,telah bersatu dalam dakwah padaMu, telah berpadu dalam membela syari’atMu. Kukuhkanlah, ya Allah, ikatannya.Kekalkanlah cintanya. Tunjukilah jalan-jalannya.Penuhilah hati-hati ini dengan nur cahayaMu yang tiada pernah pudar.Lapangkanlah dada-dada kami dengan limpahan keimanan kepadaMu dan keindahan bertawakkal kepadaMu.Nyalakanlah hati kami dengan berma’rifat padaMu.Matikanlah kami dalam syahid di jalanMu.Sesungguhnya Engkaulah sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong. Ya Allah. Amin.

Aamiin
*****


Jakarta, Desember 2012
Pemimpin Umum
LSO PERS DAKWAH KAMPUS NURANIKU LDK UNJ
MASA AMANAH 2012

Senin, 17 Desember 2012

ADK... Aku Dan Kamu... :)


Isshh... jangan berfikiran yang aneh-aneh yaa :) Ehmm.. Tenang  , tapi bukan itu ADK itu yang saya maksud , tapi ADK itu singkatan biasa untuk aktivis dakwah kampus.  Oww.. berat juga ya sebutannya, aktivis dakwah kampus, tapi memang begitu adanya, atau  saya pernah juga baca notes senior dengan singkatan lainnya, yaitu  Aktivis Depan Kelas , luar biasa, selalu ada alasan untuk berdecak kagum ketika mendengar sosok seorang ADK  J.tapi buat saya memang ADK itu ya, Aku Dan Kamu...  :)

           Ini tentang kalian, Tentang Aktifis di kampus,tentang seseorang yang aktif di berbagai lembaga kerohanian islam di kampus, ataupun seorang kader dakwah, aktifis dakwah kampus,lebel yang  diberikan kepada mereka yang memang  selalu mensyiarkan  islam dalam hidupnya namun siapa dan apa syaratnya jadi sosok yang dibicarakan ini. Ada sebuah pertanyaan mendasar dan umum dipertanyakan, apakah untuk menjadi seoarang  ADK itu harus sempurna, harus hafal 30 juz, harus ipk diatas 3,5 atau seoarang ADK adalah sosok seseorang yang sempurna, untuk saat ini saya katakan tidak. Dengan alasan sederhana.

"Sebenarnya aku tidak percaya dengan kesempurnaan, karena itulah kita terlahir dengan kemampuan untuk mempelajari sesuatu dan membandingkan diri kita dengan yg lain, kita dpt belajar lebih baik lagi".
Mereka hanya orang-orang yang paham akan tugasnya sebagai khalifah di dunia.

*** 
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِن تَنصُرُوا اللَّهَ يَنصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ 
Artinya : “Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.” (QS. Muhammad : 7)

            Bismillah...berlandaskan Ayat diatas, ini yang menjadi ayat yang membuat mereka tegus, kuat , komitment dan  istiqomah.. Sesungguhnya kita dilingkupi banyak keterbatasan sobat. Tak ada yang pernah tahu bagaimana keseharian seseorang  ditengah padatnya aktivitas. Jadi berhentilah menilai orang lain hanya dalam sudut pandang pikir kita semata. Bertanyalah pada teman terdekat mereka, apa saja yang sudah dikerjakan orang tersebut selama ini.
ADK itu ya, Aku Dan Kamu... J
Ya jadi ini tentang kita, tentang kisah kita dalam sebuah perjalanan dakwah dalam menuntaskan tiap-tiap amanah yang di emban dalam satu tahun kepengurusan.

           Aku Dan Kamu yang sama-sama berkomitmen pada islam, Aku Dan Kamu yang setia mensyiarkan islam, Aku Dan Kamu yang sama-sama belaajar memperbaiki diri, Aku Dan Kamu yang sama- sama memantaskan diri untuk menuju syurga-Nya.
Aku Dengan Kepolosanku Dengan tiap-tiap kepolosan dalam mengemban amanah dakwah, dengan kepolosanku terhadap apa yang tak pernah ku ketahui dalam menjalankan amanah. Aku Dengan Kekuatanku Sebuah kekuatan yang dimiliki namun tak ada keberanian untuk menjalankannya, Aku Dengan Kemampuanku, Aku dengan keistiqomahanku, Aku dan Komitmentku.

Tujuan, Harapan dan Komitment

ADK itu ya, Aku Dan Kamu... :)

          Kita yang sama- sama punya tujuan, harapan dan komitment menegakkan syariat islam dengan caranya masing-masing, karena Sebuah tujuan tidaklah relevan, mimpi tak ada gunanya dan harapan tidaklah lebih dari sebuah gelembung mimpi, sampai Anda berkomitmen penuh untuk mewujudkannya. Komitmenlah yang menginspirasi dan pastikan kamu  mengeluarkan kemampuan terbaik Anda. Komitmen juga memberikan kekuatan.Tidak peduli apa pun yang kita hadapi, sakit, kemiskinan, atau bencana, kita tidak akan teralih dari tujuan kita.
ADK itu ya, Aku Dan Kamu... :)

         Semoga saat ini engkau berada dalam keadaan yang lapang, sehingga ia menggerakkan hatimu lillaahi ta'ala, dan bergabung bersama saudara-saudarimu untuk mewujudkan serta melaksanakan perjuangan ini secara bersama-sama.
#Selftalk  #Bercermin  #Ngaco :)

*Pemikiraan sesaat.
Ruang istimewa, LDK UNJ, Senin, 17 Desember 2012  


Senin, 10 Desember 2012

ESSAI “Peran Pemuda Menuju Kemandirian Bangsa”

         Diajukan untuk seleksi Mahasiswa Tingkat Nasional dalam agenda "Indonesian Leadership Camp 2012 ", Indonesian Leadership Development Program Universitas Indonesia, : Dengan pilihan topik Sosial dan Lingkungan.
Penulis : Ahmad Khairudin*
*penulis adalah Mahasiswa Pendidikan teknik Elektronika Universitas Negeri Jakarta.
Membangun Isu Sosial Kesukarelaan dan kepahlawanan pada pemuda dengan Pendidikan dalam Lingkungan hidup
“Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdasakan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasarkan kepada :Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan”. 
Dengan rumusan yang panjang dan padat ini pada aline keempat pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 ini punya makna bahwa :
  1. Negara Indonesia  mempunyai fungsi sekaligus tujuan, yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia  dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, 
  2. Keharusan adanya Undang-Undang Dasar,
  3. Adanya asas politik negara yaitu Republik yang berkedaulan rakyat, 
  4. Adanya asas kerohanian negara, yaitu rumusan Pancasila, Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusian yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Harusnya jika amanat alinea UUD 45 ini di jalankan, pasti Negara ini akan menjadi tempat dan lingkungan yang sangat ramah bagi Hidup, tumbuh dan berkembangnya anak anak Indonesia.
Sebuah Pernyataan, Dampak dari degradasi lingkungan,
Pendidikan sebagai upaya menjadikan generasi mendatang sebagai “manusia” tetunya tidak selesai jika hanya diperbincangkan lewat Institusi pendidikan. Walau harus diakui sekolah adalah pilar utama untuk menopang proses pendidikan. Analisis terhadap beberapa fenomena yang berkembang pada generasi muda kita, sesungguhnya sangat refresentatif jika didekati dengan sebuah pendekatan “ proses pembelajaran sosial”.
Lingkungan pendidikan yang merupakan lingkungan tempat berlangsungnya proses pendidikan yang merupakan bagian dari lingkungan sosial. Lingkungan masyarakat merupakan tempat berbaurnya semua komponen masyarakat, baik dari agama, etnis keturunan, status ekonomi maupun status sosial. Pengaruh yang ada di masyarakat dapat mempengaruhi anak terhadap dunia pendidikan. Dengan demikian dalam pergaulan sehari-hari antara anak dengan anak dalam masyarakat juga ada yang setaraf dan ada yang lebih lebih dewasa dalam bidang tertentu. Misalnya saja tentang meningkatnya Isu rokok di kalangan pelajar di Indonesia, perilaku merokok pada anak sebetulnya terbentuk dari lingkungan, karena perilaku atau kebiasaan tersebut tidak ditakdirkan secara genetik. Gencarnya iklan rokok, keluarga (orangtua) merokok, dan peluang sang anak untuk merokok, semuanya membentuk perilaku anak untuk merokok. "Karena perilaku ini sangat dipengaruhi lingkungan dan bagaimana pola asuh yang ada di keluarga”. Dan hal ini adalah efek dari Degradasi Lingkungan.
Menggagas Isu, Lahir dari sebuah kepedulian.
Lahir dari sebuah kepedulian yang timbul dari masalah-masalah isu sosial yang ada, tentang mimpi saya menjadikan Indonesia menjadi tempat yang ramah untuk anak anak Indonesia untuk hidup, tumbuh dan berkembang. Tumbuh menjadi apa yang dia harapkan dan dihargai sebagai mana manusia ingin di hargai, padahal itu sudah ada dalam janji Undang-Undang Negara, namun rasanya belum berdampak banyak untuk tiap-tiap rakyatnya.
Awalnya hanya pemukiran yang sederhana, mungkin ketika saya bisa mendapatkan akses internet secara bebas, tapi mungkin ada di belahan bumi Nusantara yang lain mereka belum tau apa itu internet. Atau mungkin saya yang bebas belajar dengan berbagai fasilitas yang ada, tapi banyak dari teman-teman saya yang masih dalam berbagai keterbatasan fasilitas, dari sini lahirlah sebuah gagasan tentang isu kepedulian dalam membahas pendidikan untuk lingkungan.
Jadi, rasanya menggagas sebuah Isu Kesukarelaan dan kepahlawanan pada pemuda dengan Pendidikan dalam Lingkungan hidup dirasakan sangat perlu.
Apa masalahnya??
Ketika apa ditanya masalahnya, mungkin ratusan masalah terlitas di pikiran kita yang terjadi di Indonesia, tapi harusnya bukan kita harus tetap Fokus pada masalah yang ada. Harusnya kita fokus pada solusi apa yang bisa kita berikan.
Mulai dari masalah makro hingga mikro, mulai dari yang sangat dekat dengan kita sampai masalah yang jauh dari kita, masalah – masalah itu seakan mengakar tanpa solusi yang pasti bisa diselesaikan dengan mudah?

Pemuda, entah kenapa saya percaya bahwa dari merekalah harapan dan impian untuk menjadikan Indonesia bangsa yang mandiri, karena dari pemudalah adanya nafas baru, semangat baru yang kemudian muncul memberi inovasi baru dalam perbaikan bangsa ini.
Lalu Bagaimana?
Bercermin dari ini, orang tua, pemerhati kaum muda, pengambil kebijakan atau aparat penegak hukum, sangat arief jika berdiskusi, kemudian memperbincangkan jalan keluar yang sifatnya terstrukur. Artinya mereka yang merasa tua dan berkuasa jangan hanya marah-marah saja, kemudian menuding dengan alasan basi seperti; kenakalan remaja, membahayakan jiwa orang lain, efek samping budaya asing, narkoba dan banyak lagi stigma klise sejenis itu.
Tapi padahal bisa jadi dari sosok pemuda pemuda inilah, yang nanti kemudian bisa menyelesaikan masalah- masalah yang ada di Indonesia, dari pemuda untuk kemandirian bangsa.
Mungkin Menjawab, Membangun Isu Kesukarelaan dan kepahlawanan pada pemuda dengan Pendidikan dalam Lingkungan hidup.
Banyak sekali peluang dan cara untuk merangkul para remaja. Rangkulan ini akan membuat “proses imitasi” mereka akan beragam dan terarah sehingga tidak lagi menumpuk di satu tempat yang kemudian dirasa merepotkan banyak orang. Dan kemudian bisa membuat mereka tergerak untuk perubahan social masyarakat yang lebih baik.
Jika saja ini bisa benar-benar dimaksimalkan, sepertinya masalah-masalah yang ada perlahan bisa di atasi dengan mudah.
Bicara mengenai anak muda, coba lihat dan analisis berapa jumlah remaja dan pemuda di Indonesia, jika dalam satu wilayah/daerah ada 100 pemuda saja yang berperan aktif dalam mengembangkan dan menyelesaikan masalah isu di wilayah masing-masing, pasti hal ini akan membantu menyelesaikan maslah sosial yang ada.
Banyak dari pemuda yang tau ada masalah sosial disekitarnya, mereka punya “Mind Set”, Nanati aja setelah lulus, meraka baru akan melakukan perubahan, dan pada akhirnya setelah mereka lulus mereka disibukan dengan tujuan masa depannya, dan komitmen yang di bangun sendiri olehnya tentang melakukan perubahan dengan mudahnya mereka abaikan. Hal ini dikarnakan belum adanya lingkungan yang mendukung mereka untuk melakukan sebuah perubahan bersama kea rah yang lebih baik.
Saya yakin Intitusui pendidikan adalah rencana strategis yang paling penting dan baik untuk menjadi kekuatan untuk melakukan perubahan. Pendidikan tidak terlepas dari sebuah intitusi Sekolah, saya masih percaya bahwa sekolah mempunyai peran penting menjadi tempat untuk menanamkan nilai apa yang baik atau tidak baik, apa yang penting dan tidak penting, yang bertugas mendukung peserta didiknya mendukung menemukan passionnya dan berkembang menjadi manusia seutuhnya, Namun sayangnya masih ada juga sekolah yang melihat peserta didik hanya bagian dari statistik, dan kuantitas nilai nilai Pendidikan bukan lagi memanusiakan manusi.
Harapan dari sebuah Membangun Isu Sosial kepahlawanan dan kesukarelawanan
Bagaimana orang ketika terlibat langsung sebagai volunteer sama hebatmya dengan menonton konser artis artis luar negeri, Mengajar anak anak yang tidak mampu lebih cool dari pada yang menghabiskan liburan ke luar negeri. Paling tidak ada sebuah paradigma mereka yang bisa berubah tentan menjad seorang sukarelawan atau volunteer tadi.
Adanmya sebuah harapan dari pengembangan Peran pemuda dalam Mengangkat isu kepahlawanan dan kesukarelaan dalam melakukan perubahan dengan Intitusi pendidikan agar Pemuda bergerak dan mulai peduli dengan masalah-masalah yang ada. Mungkin ini bisa diterapkan ketika ingin pemuda bisa menjadi mandiri,dan dengan kemandiriannya inilah bisa menciptakan perubahan yang strategis dan efektif untuk perubahan bangsa indonesia agar menjadi bangsa yang mandiri. Ada sebuah Harapan sederhana, semoga para pemuda dekat dan pernah terlibat dengan isu sosial, pun ketika mereka kelak menjadi Pemimpin masa depan Indonesia. Padahal tak bisa dikatakan pemimpin Indonesia saat ini, adalah orang-orang bodoh dan tidak berpendidikan, pemimpin kita saat ini adalah mereka yeng berpendidikan hebat, kebanyakan dari mereka adalah lulusan-lulusan luar negeri, ada beberapa dari mereka dulunya ketika menjadi mahasiswa mereka menjadi mahasiswa terbaik atau lulusan terbaik di kampusnya, namun memang sangat disayangkan ketika para pemimpin kita memiliki kompetemsi global namun tidak paham masalah lokal. Ini konsep yang salah, karena masalah di Indonesia itu tak hanya menyangkut masalah Global, di Indonesia kebanyakan masalahnya adalah masalah lokal yang memang terasingkan seperti tak diperdulikan. Karena suka atau tidak suka pemuda-pemuda saat inilah yang akan melanjutkan roda program pemerintahan, adanya sebuah harapan yang ingin di tanamkan, miminal ketika mereka melanjutkan roda kepemimpinan dalam menjalankan Negara, mereka akan bisa membuat kebijakan yang pro rakyat, karena mereka pernah meraskan langsung menjadi bagian yang ikut serta aktif dalam begbagai masalah-masalah sosial yang ada.
Dengan tercipta dan mengembangnya isu Sosial Kesukarelaan dan kepahlawanan pada pemuda dengan Pendidikan dalam Lingkungan hidup, hal ini akan mendorong Pemuda berperan aktif dalam mengembangkan pendidikan dan membangun lingkungan yang produktif untuk kearah perubahan yang lebih baik, karena seyogyanya lingkungan hidup yang mendukung berkembangnya pendidikan akan menjadi lingkungan yang menjadikan tiap-tiap manusianya terdidik dengan baik.
Dalam hal ini Anak muda, khususnya pemuda harusnya bisa membuat sebuah perubahan,  bukan lagi sebagai objek untuk perubahan, yang dimana pemuda itu harus menjadi objek yang disalahkan, namun sudah saatnya bisa menjadi subjek dalam arti bisa melakukan perubahan, dan menjadi  agen dari sebuah perubahan hidup kearah yang lebih baik, sebuah gerakan yang lebih baik, dari sebuah gerakan pemuda menuju kemandirian bangsa. (AK)
 
 
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Judul Naskah Esai :
Membangun Isu Sosial Kesukarelaan dan kepahlawanan pada pemuda dengan Pendidikan dalam Lingkungan hidup
Nama Penulis                                      : Ahmad Khairudin
Nama Perguruan Tinggi                      : Universitas Negeri Jakarta
Nama Fakultas & Jurusan                   : Fakultas Teknik/ Teknik Elektro
Domisili                                               : DKI Jakarta
Alamat Email                                      : ahmad.khairudin5@gmail.com