Pertanyaan Besar ??

Posted by Ahmad Khairudin on 09.41 with No comments



         Ketika masih kecil, kita semua memiliki cita-cita. Ada yang ingin jadi insinyur, dokter, guru, tentara dan berbagai cita-cita lainnya. Di masa kanak-kanak tema tentang cita-cita ini sangat sering ditanamkan baik oleh guru, orangtua ataupun sesama teman.

         Apakah ada yang salah dengan cita-cita tersebut? Sebenarnya tidak. Namun ada satu hal yang penting bahwa seringkali seseorang bercita-cita menjadi orang lain. Kita takjub karena kesuksesan seseorang dan ingin seperti dia. Ingin hebat bermain bola seperti Ronaldo, jagoan Sepak bola seperti Lionel Messi atau Christiano Ronaldo, ingin jadi pengusaha sukses seperti Bob Sadino atau menjadi pemimpin seperti Bung Karno. Karena obsesi tersebut, kita berusaha mencetak diri kita seperti orang lain, yang sadar atau tidak sebenarnya bisa jadi melenceng dari diri kita yang sebenarnya.

          Lantas bagaimanakah seharusnya seseorang bercita-cita? ini adalah sebuah pertanyaan besar, yang semua orang tau namun tak banyak dari orang orang itu yang mau menerapkannya, padahal Jawaban sederhana menurut saya adalah menjadi diri sendiri,Cukup dengan be your self!

          Bicara mengena menjadi diri sendiri, sering terpikirkan lamunan akan masa depan, dulu impian saya adalah menjadi seorang pemain sepak bola, alasannya simple, karena itu adalah hobi saya sejak kecil, dan saya ketika bermain bola melakukannya dengan hati, mungkin ini yang disebut dengan passion atau kata lain dalam bahasa Indonesia adalah gairah, dan alasan yang kedua adalah saya tidak suka belajar dan sepertinya dengan menjadi pemain bola enak, hanya bermain permainan olahraga yang saya sukai da Gaji pemain sepak bola itu sangat luar biasa, dan yang paling penting adalah bisa menjadi pemain terbaik di Negeri Sendiri dan ada kesempatan masuk TIM Nasioal Indonesia, jika saya bisa menjadi pemain sepak bola.


         Namun seiring berjalan impian saya untuk menjadi pemain sepak bola perlahan muncul, mulai saya perkecil minimal saya jadi pemain sepak bola terbaik Untuk teman-teman saya (^_^), 

Segala sesuatunya tidak terjadi begitu saja

         Semakin dewasa saya semakin paham akan arti dari sebuah cita-cita dan Impian tapi entah mengapa setelah saya mulai paham akan kehidupan saya mulai melupakan impian kecil saya, seiring bertambahnya pengetahuan, banyak mengikuti kegiatan, mulai mencari apa sebenarnya yang menjadi Passion dalam hidup saya, tanpa sadar saya menjadi seseorang yang sangat menyukai anak anak dan dunia pendidikan, entah dari mana awalnya, namun yang pasti segala sesuatunya tidak terjadi begitu saja.

Perjalanan Singkat
Masih teringat dan terekam jelas, mengisi hamparan ruang kosong otak kanan memoriku, Mulai dari sebuah  Musholla kecil di ujung gedung, sebuah Forum studi Islam, terkenal di Kampus saya sebagai LDF (Lembaga Dakwah Fakultas ) FSI AL Biruni, belajar apa itu tarbiyah, belajar apa itu organisasi, dan awal mengetahui bahwa ada beberapa anak anak muda yang sanggup dan sangat antusias menegakan panji islam,ini terlihat aneh karena basically saya adalah orang islam, namun saya tak sebegitu fanatiknya mengenai Keislaman.


berlanjut ke sebuah nama yang menggangu hati dan pikiran saya, mendengar sebuah kata sederhana yang maknanya luar biasa ketika awal kita mendengar, padahal saya juga belum tau apa itu dan kenapa sekumpulan orang itu bisa menyebut merekadengansebutan kata seperti itu. "Pejuang Pena", mereka adalah sekompok orang yang mempunyai tujuan organisasi hampir sama, mereka sama sama menggunakan konsep tarbiyah islamiyah dalam asas dasar organisasinya dan kejayaan serta kebangkitan Islam adalah tujuannya,  namun bedannya mereka adalah orang orang khusus yang menyukai dunia pers, jurnalistik islam atau mereka biasa menyebutnya dengan kata "Dakwah Bil qalamm"
mereka menyebutnya dengan LSO PDK NURANIKU UNJ, dengan slogan "Sentuhan Jiwa Penuh Makna", mereka menghasilkan sebuah karya karya tulisan yang sangat luar biasa.

Berlajut ke sebuah Forum Diskusi tentang Pendidikan, terkenal di kampus saya dengan sebutan nama "Educatio Watch", sebuah gerakan pemuda yang peduli akan pendidikan, saya mengenal ini dari sebuah event besar yaitu "Training Education Reform". Sedikit keluar dar jalur organisasi keislaman ini adalah sebuah forum pendidikan, Dari Education watch ini saya banyak belajar mengenai pendidikan, dari mulai diskusi diskusi Internal pengurus dan dengan Guru Guru besar di Kampus Universitas Negeri Jakarta. 
Disinilah awal saya menemukan kecintaan saya terhadap dunia pendidikan.

Bermodalkan keberanian, Nekat dan Niat ahirnya saya Berkesempatan Menjadi Guru Mua di sebuah sekolah Islam Swasta di Jakarta Pusat, tepatnya Di SMP Islam Yayasan masjid Al Ma'Mur
saya ditempat ini merasakan kenikmatan menjadi seorang pendidik, lebih tepatnya menjadi seorang guru, guru muda karena saya awal mengajar saat masih usia 19 Tahun. ini pengalaman yang sangat luar biasa.

Beranjak ke sebuah Forum Nasional Tersebesar yang saya ikuti, itu adalah FIM atau lengkapnya adalah Forum Indonesia Muda, yang di FIM12 awalnya saya ragu untuk bisa lolos seleksi ini, masih tertanam dalam pikiran saya bahwa saya adalah orang yang pasti sulit untuk lolos seleksi dari Forum ini, bertemakan #ManaKaraktermu disini saya banyak bertemu rekan rekan pemuda yang sangat luar biasa dan memiliki karakter, kepribadian dan prestasi yang sangat luar biasa, syukur Alhamdulillah Allah mempertemukan saya dengan keluarga Kunang Kunang Forum Indonesia Muda :D


Jiwa pendidik sangat melekat di dalam hati saya, beranjak dari sini tak lama saya mengikuti sebuah konfrensi Pendidik Seindonesia, sebuah forum komunikasi bernama NFEC ( National Future Educator Conference ), 
konfrensi ini lebih menekankan dan mengajak saya lebih mencintai passion saya sebagai seorang pendidik.


dan kesempatan lain yang saya dapatkan adalah kesempatan khusus menjadi Volonteer YAFI, dalam hal ini saya sangat luar biasa, ini semua dibatas kemampuan saya menciptakan impian impian saya , bersamaan dengan penentuan passion itu saya akhirnya bisa menemukan dunia saya dan melakukannya dengan Cinta, satu Impian saya adalah bisa tetap #MendidikIndonesia
semoga Ini menjadi kesempatan emas saya dipertemukan pemuda hebat lainnya agar saya merasa yakin, bahwa saya tak berjuang sendiri untuk Indonesia.

         
Reaksi:
Categories: