Jumat, 21 Oktober 2011

PRIBADI MUSLIM BERPRESTASI

Sekiranya kita hendak berbicara tentang Islam dan kemuliaannya, ternyata tidaklah cukup hanya berbicara mengenai ibadah ritual belaka. Tidaklah cukup hanya berbicara seputar shaum, shalat, zakat, dan haji. Begitupun jikalau kita berbicara tentang peninggalan Rasulullah SAW, maka tidak cukup hanya mengingat indahnya senyum beliau, tidak hanya sekedar mengenang keramah-tamahan dan kelemah-lembutan tutur katanya, tetapi harus kita lengkapi pula dengan bentuk pribadi lain dari Rasulullah, yaitu : beliau adalah orang yang sangat menyukai dan mencintai prestasi!

            Hampir setiap perbuatan yang dilakukan Rasulullah SAW selalu terjaga mutunya. Begitu mempesona kualitasnya. Shalat beliau adalah shalat yang bermutu tinggi, shalat yang prestatif, khusyuk namanya. Amal-amal beliau merupakan amal-amal yang terpelihara kualitasnya, bermutu tinggi, ikhlas namanya. Demikian juga keberaniannya, tafakurnya, dan aneka kiprah hidup keseharian lainnya. Seluruhnya senantiasa dijaga untuk suatu mutu yang tertinggi.
            Ya, beliau adalah pribadi yang sangat menjaga prestasi dan mempertahankan kualitas terbaik dari apa yang sanggup dilakukannya. Tidak heran kalau Allah Azza wa Jalla menegaskan, "Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang-orang yang mengharap rahmat Allah ..." (QS. Al Ahzab [33] : 21)

            Kalau ada yang bertanya, mengapa sekarang umat Islam belum ditakdirkan unggul dalam kaitan kedudukannya sebagai khalifah di muka bumi ini? Seandainya kita mau jujur dan sudi merenung, mungkin ada hal yang tertinggal di dalam menyuritauladani pribadi Nabi SAW. Yakni, kita belum terbiasa dengan kata prestasi. Kita masih terasa asing dengan kata kualitas. Dan kita pun kerapkali terperangah manakala mendengar kata unggul. Padahal, itu merupakan bagian yang sangat penting dari peninggalan Rasulullah SAW yang diwariskan untuk umatnya hingga akhir zaman.

            Akibat tidak terbiasa dengan istilah-istilah tersebut, kita pun jadinya tidak lagi merasa bersalah andaikata tidak tergolong menjadi orang yang berprestasi. Kita tidak merasa kecewa ketika tidak bisa memberikan yang terbaik dari apa yang bisa kita lakukan. Lihat saja shalat dan shaum kita, yang merupakan amalan yang paling pokok dalam menjalankan syariat Islam. Kita jarang merasa kecewa andaikata shalat kita tidak khusyuk. Kita jarang merasa kecewa manakala bacaan kita kurang indah dan mengena. Kita pun jarang kecewa sekiranya shaum Ramadhan kita berlalu tanpa kita evaluasi mutunya.
            Kita memang banyak melakukan hal-hal yang ada dalam aturan agama tetapi kadang-kadang tidak tergerak untuk meningkatkan mutunya atau minimal kecewa dengan mutu yang tidak baik. Tentu saja tidak semua dari kita yang memiliki kebiasaan kurang baik semacam ini. Akan tetapi, kalau berani jujur, mungkin kita termasuk salah satu diantara yang jarang mementingkan kualitas.

            Padahal, adalah sudah merupakan sunnatullah bahwa yang mendapatkan predikat terbaik hanyalah orang-orang yang paling berkualitas dalam sisi dan segi apa yang Allah takdirkan ada dalam episode kehidupan dunia ini. Baik dalam urusan duniawi maupun ukhrawi, Allah Azza wa Jalla selalu mementingkan penilaian terbaik dari mutu yang bisa dilakukan.
            Misalnya saja shalat, "Qadaflahal mu’minuun. Alladziina hum fii shalaatihim" (QS. Al Mu’minuun [23] : 1-2). Amat sangat berbahagia serta beruntung bagi orang yang khusyuk dalam shalatnya. Artinya, shalat yang terpelihara mutunya, yang dilakukan oleh orang yang benar-benar menjaga kualitas shalatnya. Sebaliknya, "Fawailullilmushalliin. Alladziina hum’an shalatihim saahuun" (QS. Al Maa’uun [107] : 4-5). Kecelakaanlah bagi orang-orang yang lalai dalam shalatnya!

            Amal baru diterima kalau benar-benar bermutu tinggi ikhlasnya. Allah Azza wa Jalla berfirman, "Padahal mereka tidak disuruh, kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus dan supaya mereka mendirikan shalat serta menunaikan zakat, dan yang demikian itulah agama yang lurus" (QS. Al Bayyinah [98] : 5). Allah pun tidak memerintahkan kita, kecuali menyempurnakan amal-amal ini semata-mata karena Allah. Ada riya sedikit saja, pahala amalan kita pun tidak akan diterima oleh Allah Azza wa Jalla. Ini dalam urusan ukhrawi.
            Demikian juga dalam urusan duniawi produk-produk yang unggul selalu lebih mendapat tempat di masyarakat. Lebih mendapatkan kedudukan dan penghargaan sesuai dengan tingkat keunggulannya. Para pemuda yang unggul juga bisa bermamfaat lebih banyak daripada orang-orang yang tidak memelihara dan meningkatkan mutu keunggulannya.

            Pendek kata, siapapun yang ingin memahami Islam secara lebih cocok dengan apa-apa yang telah dicontohkan Rasul, maka bagian yang harus menjadi pedoman hidup adalah bahwa kita harus tetap tergolong menjadi orang yang menikmati perbuatan dan karya terbaik, yang paling berkulitas. Prestasi dan keunggulan adalah bagian yang harus menjadi lekat menyatu dalam perilaku kita sehari-hari.
            Kita harus menikmati karya terbaik kita, ibadah terbaik kita, serta amalan terbaik yang harus kita tingkatkan. Tubuh memberikan karya terbaik sesuai dengan syariat dunia sementara hati memberikan keikhlasan terbaik sesuai dengan syariat agama. Insya Allah, di dunia kita akan memperoleh tempat terbaik dan di akhirat pun mudah-mudahan mendapatkan tempat dan balasan terbaik pula.

            Tubuh seratus persen bersimbah peluh berkuah keringat dalam memberikan upaya terbaik, otak seratus persen digunakan untuk mengatur strategi yang paling jitu dan paling mutakhir, dan hati pun seratus persen memberikan tawakal serta ikhlas terbaik, maka kita pun akan puas menjalani hidup yang singkat ini dengan perbuatan yang Insya Allah tertinggi dan bermutu. Inilah justru yang dikhendaki oleh Al Islam, yang telah dicontohkan Rasulullah SAW yang mulia, para sahabatnya yang terhormat, dan orang-orang shaleh sesudahnya.

            Oleh sebab itu, bangkitlah dan jangan ditunda-tunda lagi untuk menjadi seorang pribadi muslim yang berprestasi, yang unggul dalam potensi yang telah dianugerahkan Allah SWT kepada setiap diri hamba-hambanya. Kitalah sebenarnya yang paling berhak menjadi manusia terbaik, yang mampu menggenggam dunia ini, daripada mereka yang ingkar, tidak mengakui bahwa segala potensi dan kesuksesan itu adalah anugerah dan karunia Allah SWT, Zat Maha Pencipta dan Maha Penguasa atas jagat raya alam semesta dan segala isinya ini!
            Ingat, wahai hamba-hamba Allah, "Kamu adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh yang ma’ruf dan mencegah yang munkar dan beriman kepada Allah ...!’ (QS. Ali Imran [3] : 110).



Kamis, 20 Oktober 2011

ISLAMIC JOURNALISTIC COMPETITION

Apakah .... .. . .???
Kamu Seorang Penulis ?
Ingin Menjadi Jurnalis Berprestasi ?
Suka Desain Grafis atau Fotografi ??

NURANIKU UNJ Mempersembahkan "### ISLAMIC JOURNALISTIC COMPETITION  ###"
Kompetisi POSTER NEWSLETTER Dengan Tema Besar " RANGKUM DUNIA DENGAN TULISAN "

Pilihan Tema Khusus :
# Indonesia Dimataku
# Dunia Sebagai Inspirasimu


* Tulisan
Motivasi/Liputan/ Berita atau fakta yang di Desain semenarik dan sekreatif mungkin dan di kemas menjadi bentuk 1 Lmbar Poster Berukuran A3 dan boleh menambahkan foto yang berkaitan dengan tulisan

Biaya registrasi Pendaftaran : Rp. 50.000,- ***, bisa berkelompok maksimal 3 orang
Tulisan diutamakan Original (Asli ), Jika mengkutip cantumkan Sumber Berita atau tulisan yang didapat.
Pengumpulan Karya Sampai tanggal 22 Oktober 2011
Kirim Via Email ke Alamat : nurani_unj@yahoo.com
5 Finalis terpilih mendapatkan tiket Gratis Workshop Islamic journalistic Training yang diselengarakan pada tanggal 29 - 30 Oktober 2011

AWARD

Juara I
Rp.500.000,- + Trofi + Sertifikat
Juara II
Rp.400.000,- + Trofi + Sertifikat
Juara III
Rp.300.000,- + Trofi + Sertifikat

Pendaftaran Masih Dibuka!! jangan Lewatkan Kesempatan Ini..
Silahkan Hubungi : 083872417597 / 08151456390

@ Keterangan Lebih Lanjut Silahkan Liat di Keterangan Ketentuan karya di
nuraniku-unj.blogspot.com

NB :
*** : Untuk pembayaran Bisa dilakukan via transfer ke No Rek 920.634.0999 a/n Ita Sriwahyuni
atau Bayar langsung di tempat acara (On The spot )

Kamis, 13 Oktober 2011

Ikuti " Workshop & lomba Islamic Journalistic Training "

Ada Agenda Seru & Menarik Nih , Buat kalian yang suka dunia Penulisan & dunia Jurnalistik ,
Nuraniku UNJ mengadakan agenda Islamic Journalistic Training ..

Ajak teman2 , sahabat & saudara - saudara Kalian ....

Info lengkap di bawah ini . . ..











“Serulah manusia pada jalan Rabbmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik….” (QS. 16:125)

Assalamu'alaikum..teman-teman, suka menulis? atau ingin mengasah/ meng-upgrade kemampuan menulis? ingin menjadi jurnalis? ingin tahu seluk beluk jurnalis islami di era globalisasi kini?

Nuraniku UNJ menyelenggarakan Islamic Jurnalistics Traning 2011
"Rangkum Dunia dengan Tulisan" 29 - 30 Okotober 2011

dengan materi yang Insya Allah menjadi penyemangatmu untuk menulis, menjadi reporter, ataupun menjadi jurnalis di berbagai media..
-Sudahkah Anda Menulis?
-Dinamika dan Manajemen Media
-Teknik Reportase dan Fotografi
-serta Workshop Pembuatan Media..
Dan untuk 60 Pendaftar pertama mendapatkan sertifikat seminar IJT!

AYO buruan daftar!!
Ikhwan (083872417597)
Akhwat (081511456390)
web: nuraniku-unj.blogspot.com
nuraniku.multiply.com
 





Ini Nih Lombanya Bro & Sis.. silahkan di lihat ...







“Serulah manusia pada jalan Rabbmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik….” (QS. 16:125)

Assalamu'alaikum..teman-teman, suka menulis dan desain grafis? ingin meng-ugrade minat dan bakat menjdai jurnalis?

Nuraniku UNJ menyelenggarakan Islamic Jurnalistic Competition 2011
... "Rangkum Dunia dengan Tulisan" (SE-INDONESIA)

RUANG LINGKUP PESERTA:
1. Peserta berasal dari Siswa SMA/K Se-derajat dan Mahasiswa Se-Indonesia
2. Peserta lomba bisa berkelompok (max: 3 orang)

CARA PENDAFTARAN
1. Pendaftaran peserta paling lambat 22 Oktober 2011
2. Peserta melakukan pengiriman biaya pendaftaran sebesar Rp 50.000,00 melalui transfer ke Bank Muamalat No. Rek 9206340999 Atas nama Ita Sriwahyuni.
3. Peserta dapat mendaftarkan diri dengan cara mengirimkan formulir pendaftaran dan hasil scan bukti pembayaran melalui e-mail ke alamat nurani_unj@yahoo.com dengan menuliskan Islamic Jurnalistic Competition sebagai subject/judul *formulir dapat didownload di http://nuraniku-unj.blogspot.com/
4. Uang pendaftaran dari peserta tidak digunakan untuk hadiah pemenang.
5. Panitia akan mengkonfirmasi pendaftaran melalui pesan singkat (sms atau e-mail).

KETENTUAN KARYA dapat dilihat di http://nuraniku-unj.blogspot.com/2011/09/lomba-ijt-islamic-jaournalistic.html

5 Finalis TERPILIH akan mendapatkan tiket gratis dan dipersilahkan mempresentasikan karya-nya di Islamic Jurnalistics Traning 2011 pada 29-30 Oktober 2011

AYO buruan daftar!!
Ikhwan (083872417597)
Akhwat (081511456390)
web: nuraniku-unj.blogspot.com
nuraniku.multiply.com

“ Mau Dibawa Kemana Pndidikan Nasional kita ?? “

Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan , pengendalian diri , kepribadian , kecerdasan , akhlak mulia , serta keterampilan yang diperlukan dirinya ,mesyarakat , bangsa dan Negara .(UU SISDIKNAS No.20/2003 pasal 1 (1) )


Jakarta, Kamis (13/10/11) bertempat di ruang sidang pleno Fraksi PKS DPR RI, Fraksi PKS DPR RI mengadakan diskusi pedidikan dengan Tema  “ Mau dibawa kemana pendidikan Nasionl kita ?” dengan menghadirkan pemateri diantaranya pak Utomo Dananjaya ( Direktur Institute for education reform (IER) Unibersitas paramadina jakarta ), Pak Darmaningtyas (Pengamat pendidikan – Anggota majelis luhur taman siswa ) dan Pak Rohmani ,S.Pd,MA (Komisi X FPKS DPR RI ).yang di ikuti 50 peserta diskusi dari fraksi PKS dan Fraksi DPR lain dan Beberapa Mahasiswa Undangan seJabodetabek. Berbicara masalah pendidikan di Indonesia mungkin tidak aka nada habisnya , mulai dari SBI dan RSBI , UN , dan lain sebagainya selalu menjadi masalah yang panjang dan belum menemukan titik terang jalan keluar permasalahan. Di Negara yang sumber dayanya banyak dan melimpah sungguh sangat ironi melihat fakta dan keadaan yang ada di Negara kita ,banyak pengangguran dan SDM yang tidak tersalurkan di dunia kerja atau industri dan harusnya yang pertama menjawab dan mengkritisi ini semua adalah dunia pendidikan. Dengan adanya agenda kegiatan ini dapat menjadi agenda yang berseri dan berkesinambungan dalam hal diskusi permasalahan pendidikan . “Mugkin memang pembahasan ini tidak menarik secara politis tetapi tema ini sangat strategis . “ Ujar pak Rohmani dalam sambutan diskusi tersebut “.

Pak Utomo Dananjaya menyampaikan bagaimana strategi penyelenggaraan pendidikan berdasarkan UU SISDIKNAS No. 20/2003, mulai dari pasal 1 ayat 1 yang menjelaskan pengertian dari pendidikan itu sendiri, lalu pasal 3 yang menjadi dasar pendidikan karakter ,kemudian pasal 4 mengena prinsip penyelengaraan pendidikan dan penjelasan PP 19/2005 tentang standar pendidikan Nasional yaitu perubahan paradigma dari pengajaran menjadi pembelajaran.

Di lanjutkan dengan pemateri ke 2 , yaitu Bapak Darmaningtyas “ Pendidikan di Indonesia terlalu kapitalistik, jika ditanya dengan strategi apa yang dipakai untuk pendidikan di Indonesia , caranya adalah mengubah ideoliginya supaya tidak kapitalistik lagi “ dengan tegas dia memaparkan kata itu.

Dan sebagai penutup diskusi dan pemateri terakhir dalam pemikirannya pak Rohmani ,S.pd,MA  beliau menjelaskan bahwa ada kesalahan dalam pendidikan PAUD dan Dasar ,karena di Indonesia orang tua akan lebih bangga bila anaknya bias membaca ,menulis dan berhitung padahal seharusnya dalam usia perkembanagan anak itu harusnya ditanamkan pembangunan karakter , jika di telusuri lebih dalam Indonesia termasuk salah satu Negara yang mengalami kegagalan pendidikan di asia ,kesalahan yang paling fatal adalah di Indonesia adalah terlalu bangga jika bisa berbahasa inggris , dari 640 bahasa daerah yang Negara kita miliki satu pun sangat kurang mendapatkan perhatian pemerintah tapi bahasa inggris lebih mendapat perhatian khusus , harusnya kita bias belajar dari japan dan cina dia bisa maju walaupun tidak berbahasa inggris , karna bahasa Inggris bukanah tolak ukur maju atau tidaknya suatu negara dan itu hanya bisa dibangun dari pendidikan dasar. "Ujarnya".




Dan intinya , Pendidikan itu bukan mengisi wadah yang kosong , tetapi pendidikan itu adalah menyalakan api ,api belajarnya,api semangatnya bagaimana mendapatkan ilmu dan apa yang di hasilkan dari hasil pendidikannya itu . Pendidikan di Indonesia itu seperti di rancang untuk menjadi sesuatu, Padahal yang seharusnya pendidikan adalah menciptakan sesuatu. Jadi ketika ditanya mau dibawa kemanakah pendidikan kita, jawabannya adalah kearah yang lebih baik dengan mengacu pada UUD dan UU tentang system pendidikan di Indonesia   dan menciptakan sesuatu perbaikan untuk Pembagunan bangsa dan Negara Indonesia. (Dinz)







Selasa, 11 Oktober 2011

Diam itu bukan tak Berdaya . . .

Yaa Rabbi .. Ajarilah Akui bagaimana memberi sebelum meminta,berfikir sebelum bertindak,santun dalam berbicara,tenang ketika gundah,diam ketika emosi melanda,bersabar dalam setiap ujian.Jadikanlah kami orang yg selembut Abu Bakar Ash-Shiddiq,sebijaksana Umar bin Khattab,sedermawan Utsman bin Affan,sepintar Ali bin Abi Thalib,sesederhana Bilal,setegar Khalid bin Walid radliallahu'anhumAmiin ya Rabbal'alamin

Hidup itu misteri dan aku tak pernah tahu apa yang akan terjadi pada hidupku kelak.Perjalan hidup terasa begitu berat, seolah kehidupan sedang mengajarkan sesuatu. Mungkin apa yang terjadi padaku adalah sebuah pesan kehidupan untukku.

Ku Berbicara dalam diam dalam hati yang penuh dengan keikhlasan, " duhai hati, jangan Sedih. Semua kan indah. Seperti mimpi dan cerita yang kita bangun dalam negeri impian. Tentang Pengukiran sejarah dengan goresan tinta emas yang akan membuat perubahan , Wahai segumpal darah yang menguasai akal dan fikiran , diamlah untuk sejenak saat kau lelah , kita sama -sama tau bahwa ini tak mudah, maka dari itu ayolah ... jangan Menyerah!! "

Duhai jiwa, Tetaplah balas dengan senyum tulusmu. Tetap tabah dan tegarkan hatimu. Yakinlah, Semua Indah pada waktunya , yakinlah bahwa dalam kesulitan pasti ada kemudahan , ingat lah setelah badai pasti ada lukisan pelangi yang menawan , yakinlah bahwa diam itu bukan tak berdaya , diam nya kita bukan diam dalam kematian , diamnya kita adalah diamnya orang-orang yang berfikir , diamnya kita adalah mencari solusi agar keadaan hati berdamai dengan kondisi . " Terkadang diam itu lebih baik dari pada memaksakan kehendak , dalam perjuangan yang panjang ingatlah teruslah berjuang namun jangan lupa berhenti berjuang , dan berdiam untuk mengistirahatkan semua , agar tak lelah & jenuh dengan smua usaha kerja keras yang ada

Dalam Diamnya Hati ..

Diam ku tak mati
Diam ku tak Melarikan diri
saya tau kalian mungkin benci , tapi saya yakin kita punya Hati
yang membuat kita saling mengerti

Diamku bukan tak berdaya
aku hanya sedang berfikir ,bagaimana seharusnya
terkadang saya hanya lupa untuk berbagi cerita dan sedikit menyapa
terlena dalam kesibukan yang nyata ..  


pasti dalam waktu dekat saya akan kembali ,
melangkah , membuat jejak & Merencanakan perubahan yang pasti ..

ini Bukan janji, karena ini ungkapan Hati ...


# Dalam Diamnya hati  

Senin, 03 Oktober 2011

Kompetisi Jurnalistik 2011: Islamic Journalistic Competition


Lembaga Pers Dakwah Kampus
Nuraniku LDK UNJ present :


.........::.ISLAMIC JOURNALISTIC COMPETITION.::...........



KETENTUAN DAN PERSYARATAN
ISLAMIC JOURNALISTIC COMPETITION 2011
(SE-INDONESIA)

RUANG LINGKUP PESERTA:
1. Peserta berasal dari Siswa SMA/K Se-derajat dan Mahasiswa Se-Indonesia
2. Peserta lomba bisa berkelompok (max: 3 orang)


KETENTUAN KARYA
1. Tema besar IJT 2011: “Rangkum Dunia Dengan Tulisan”
Pilihan tema:
-Indonesia dimataku
-Dunia Sebagai Inpirasimu
2. News Letter harus memenuhi kriteria berikut ini :
-karya pribadi yang orisinil dan tidak pernah diikutsertakan dalam lomba apapun, atau diterbitkan di media manapun
-sesuai tema
-mudah dilihat
-menarik
-bermanfaat
-bermakna
-jelas dan tidak blur
3. Judul News Letter bebas.
4. Media yang digunakan berukuran : A3.
5. Desain poster menggunakan cetak digital, menggunakan software Corel Draw atau Photoshop.
6. Jumlah warna bebas.
7. Peserta memberikan deskripsi singkat tentang posternya, dengan ketentuan: kertas A4, sebanyak 1 halaman, spasi 1,5 lines, Times News Roman ukuran 12, margins: batas atas: 3, batas kiri: 4, batas bawah: 3, batas kanan: 3.
8. Panitia IJT 2011 memiliki hak dan wewenang untuk memperbanyak dan mempublikasikan naskah news letter dengan tetap mencantumkan nama penulisnya.

PENGUMPULAN KARYA
1. Peserta mengirimkan semua file ke nurani_unj@yahoo.com
2. Semua file (soft copy file poster (jpg. dan masternya), deskripsi, biodata) dimasukkan dalam folder dengan nama “IJT_NAMA PESERTA_JUDUL”.
Contoh : IJT_INDAH ASTUTI_WISATA
3. Kiriman harus dilengkapi dengan :
-Biodata lengkap pembuat
-Scan KTP/Kartu Pelajar/Kartu Mahasiswa
-Foto terbaru ukuran 3×4
-Formulir pendaftaran peserta (formulir dapat didownload di http://nuraniku-unj.blogspot.com )
4.Pengiriman karya poster mulai 10 September 2011 dan paling lambat tanggal 24 Oktober 2011

CARA PENDAFTARAN
1. Pendaftaran peserta paling lambat 22 Oktober 2011
2. Peserta melakukan pengiriman biaya pendaftaran sebesar Rp 50.000,00 melalui transfer ke Bank Muamalat No. Rek 9206340999 Atas nama Ita Sriwahyuni.
3. Peserta dapat mendaftarkan diri dengan cara mengirimkan formulir pendaftaran dan hasil scan bukti pembayaran melalui e-mail ke alamat nurani_unj@yahoo.com dengan menuliskan Islamic Jurnalistic Competition sebagai subject/judul *formulir dapat didownload di http://nuraniku-unj.blogspot.com
4. Uang pendaftaran dari peserta tidak digunakan untuk hadiah pemenang.
5. Panitia akan mengkonfirmasi pendaftaran melalui pesan singkat (sms atau e-mail).

PENILAIAN
1. Penilaian dilakukan oleh 2 (dua) juri yang berkompeten.
2. Keputusan dewan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
3. Tiga (3) finalis akan diumumkan tanggal 25 Oktober 2011 melalui e-mail finalis dan website_http://nuraniku-unj.blogspot.com/. Ketiga finalis akan diundang dalam Islamic Jurnalistik Training “ Rangkum Dunia Dengan Tulisan” tanggal 30 Oktober 2011 sekaligus pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah (Panitia hanya menyediakan tiket masuk seminar gratis untuk para finalis)
4. Hal yang dijadikan dasar penilaian juri adalah:
-Orisinalitas karya
-Kesesuaian antara tema, lingkup eksplorasi tema dengan konsep desain
-Kualitas penyampaian pesan/komunikasi
-Inovasi serta kualitas artistik penyajian visual

PENGHARGAAN
Juara I : uang Rp 500.000 + trofi + sertifikat juara
Juara II : uang Rp 400.000 + trofi + sertifikat juara
Juara III : uang Rp 300.000 + trofi + sertifikat juara

CONTACT PERSON
Hakim 083872417597
Ridha Rahmawati 081511456390
NB : Panduan lengkap ISLAMIC JURNALISTIC COMPETITION 2011 dapat didownload di http://nuraniku-unj.blogspot.com/

Sekretariat:
Gedung G Sekertariatan LDK UNJ
Jl. Rawamangun Muka Jakarta Timur 57126
Web: http://nuraniku-unj.blogspot.com


Rute Transportasi:
1. Dari Blok M , naik busway jurusan Blok M, transit di Dukuh atas, transjakarta >shelter UNJ
2. Dari Kp.Melayu , naik Metromini 46, turun di kampus A UNJ
3. Dari Manggarai, naik Metromini 49, turun di kampus A UNJ

brought to you by:

“ Odong odong datang sebagai penyelamat lagu anak-anak & lagu daerah ketika kedua lagu itu mulai di lupakan”

Jakarta, 4/10/11


            Odong – Odong Merupakan Sebuah wahana Permainan anak  yang sangat murah dan meriah , Modifikasi dari becak dan Bentuknya yang menarik minat anak – anak, bentuk odong-odong bermacam-macam, ada yang berbentuk mobil, pesawat, kuda, motor bahkan ada odong-odong yang dibentuk menyerupai bianglala (permainan di dunia fantasi, Ancol). Semuanya tentu ukuran mungil, bukan ukuran sebenarnya, yang dahulu hanya bisa di jumpai di pusat perbelanjaan atau di mal- mal.  Entah siapa yang awal mula membuat wahana ini  tetapi wahana ini sangat menjadi wahana rakyat yang menjadi pelepas kecemburuan sosial yang dialami anak-anaknya karena ketidakmampuan orangtua memfasilitasi bermain di mal atau taman rekreasi.

           
           
 
            Bagi Orang tua yang ingin menghibur anaknya dengan adanya wahana ini sekarang tidak perlu susah dan membutuhkan biaya yang mahal , cukup dengan menunggu depan rumah dan membayar 1000 Rupiah per lagu saat sekali menaiki wahana ini , anak – anak kitapun sudah bisa terhibur.

            Di Sisi Lain , ada yang menarik dari odong – odong ini , ternyata odong – odong juga dapat memberikan lahan pekerjaan bagi orang lain , ketika lahan pekerjaan khususnya di Jakarta sudah mulai sedikit namun dengan adanya wahana ini sedikit mengurangi angka pengganguran ibukota , siapa yag menyangka pelaku pekerjaan ini bisa mendapatkan uang  mulai dari 20ribu hingga 40 ribu per hari, dan yang lebih hebatnya lagi lagu- lagu yang di putar saat wahana ini di mainkan , lagunya merupakan lagu anak – anak dan lagu daerah.
            Setidaknya , perlu adanya apresiasi khusus kepada pekerja odong – odong , karena Pekerja odong - odong merupakan penyelamat lagu anak-anak & lagu daerah ditengah lagu anak – anak dan lagu daerah ketika kedua lagu itu di lupakan. ( Dinz )