Jumat, 30 September 2011

“ UUD itu bukan kitab Suci , Amandemen ada untuk perubahan 10 isu persoalan bangsa “
















Jakarta, (30/9/2011)
Kelompok Mahasiswa dari berbagai universitas di jakarta yang mengikuti pelatihan akademisi jurnalis yang bekerja sama dengan Suara Jakarta.com mengikuti sosilaisasi yang membahas tentang empat pilar kebangsaan yang bertujuan memperluas pemahaman empat pilar kebangsaan tersebut , yang di antaranya ialah pancasila, Undang – Undang Dasar 1945 , Negara kesatuan Republik Indonesia dan Bhineka tunggal ika yang di sampaikan oleh Ketua Kelompok DPD DPR RI Bambang Suroso .
            Dalam kesempatannya Bapak Bambang Suroso di ruang Nusantara GBHN DPR RI jakarta,30/9/2011 selaku Pemateri dalam sosialisasi empat pilar kebangsaan tersebut menyampaikan petingnya sosiaisasi empat pilar ini , “ karena ketika setiap orang sudah tau dan mengenal empat pilar ini, hal ini yang akan menjad ruh bahwa Pancasila UUD 1945 yang sebagai dasar hukum yang dapat menjadi rambu – rambu berkehidupan, serta NKRI dan Bhineka Tunggal ika yang menjadi dasar pemersatu kehidupan berbangsa dan bernegara.” ujarnya.

            Pensosialisasian tersebut juga menitik beratkan pada informasi pembahasan perubahan amandemen UUD 1945 kelima Negara Republik Indonesia,yang sebagai konstitusi UUD 1945 bukanlah sesuatu yang Immortal Constitution karena tidak menutup kemungkinan bagi upaya perubahan , sebagai mana telah di atur dalam Pasal 37 UUD 1945. Hal ini karena pada hakekatnya konstitusi bersifat dinamis menyesuaikan perkembangan kekinian dan visioner . Keinginan perubahan yang di landasi dengan semangat dan niat luhurt ingin melakukan penaataan kembali terhadap system ketatanegaraan demi tercapainya tujuan Negara dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat dan keadilan.

            Namun, Bambang kembali menjelaskan isu – isu strategis melalui berbagai kajian dan pembahasan , menghasilkan pokok perubahan yang ada beberapa persoalan bangsa , dan diantara nya ada 10 isu – isu serius persoalan bangsa, yang diantaranya :
Memperkuat sistem presidensial,Memperkuat lembaga Perwakilan, Memperkuat Otonomi daerah, Calon Presiden Perseorangan, Pemilihan pemilu nasional dan pemilu lokal, Forum Previlegiatum, Optimalisasi Peran Mahkamah Konstitusi, Penambahan Pasal Hak Asasi Manusia , Penambahan Bab Komisi Negara dan Penjaminan Bab tentang Pendidikan dan Perekonomian.

            “ UUD 1945 itu Bukan Kitab Suci , Karena itu amandemen ada untuk menyempurnakan UUD 1945 yang ada saat ini. Konstitusi terus Tumbuh , terus hidup sesuai kekinian keadan Negara”. “ ujarnya. (Dinz)



Nama    : Ahmad Khairudin
E-Mail  : ahmad.khairudin5@gmail.com
No. HP : 08999176708
web      : bazdaanishaazad.blogspot.com

Senin, 26 September 2011

GALAU

Bismillahirahmanirahim
Assalam’mualikum warahmatullahi wabarakatuh

Ibnul-Qayyim berkata, "Bila hati seorang hamba terpusat (terkonsentrasi) kepada Allah dari hajat serta kedaruratannya selalu mengarah terhadap-Nya dengan sungguh-sungguh dan benar, sedang harapannya kepada Allah betul-betul kuat, doa-doanya tidak akan tertolak."


          Mungkin tak terlalu penting , aku hanya ingin menyapa kalian lewat pena , lewat tulisan yang terkadang aku masih berfikir ini penting atau tidak, kisahku bukanlah kisah yang kalian bias ceritakan sebagai orang hebat karena aku hanyalah orang yang hanya sedikit mengekspresikan diri dengan kata taka ada yang special dan tak ada yang bisa di banggakan ,aku hanya menuliskan sejarah lewat sebuah lembaran kertas dan pena , ku hanya berharap kalian dapat mengambil hikmah dari setiap pelajaran dari apa yang aku tuliskan.

          Sahabatku yang insya Allah di Muliakan oleh Allah , begitu banyak masalah dalam hidup ,dan terkadang  tanpa sadar hati ini menjadi rapuh dan jiwa ini seakan tak menentu, ya mungkin bahasa yang tidak asing yang sering kita semua dengar , “ Galau “ perasaan yang tak menentu dan tak jelas definisinya apa , tapi setiap remaja selalu menggunakan kata itu di kala remaja tersebut mengalami kebimbangan.

Ada beberapa orang mendefinisikan Galau adalah suatu keadaan dimana kita memikirkan suatu hal secara berlebihan, bingung apa yang harus dilakukan dengan suatu hal ini. Dengan pikirannya sendiri sehingga menimbulkan efek emosi melabil, pikiran pusing, dan mendadak insomnia. menurut saya, galau itu adalah sesuatu jenis emosi yang BERBEDA dengan sedih, marah, kesal, putus asa, cengeng atau yang lain.

          Tak bisa saya pungkiri , terkadang Galau pun sering menyerang saya di waktu waktu tertentu , dan saya biasa menyebutnya “ sidrom galauisme “ heehe
tak jelas karena apa , tapi rasa itu benar – benar menggangu disitu yang aku pikirkan hanya “ Bukan hanya tubuh dan pikiran yang perlu beristirahat, Hati pun perlu beristirahat...!! “

Saya pun melihat teman – teman yang lain tak sedikit yang terkena penyakit sindrom galauisme tersebut , ada yang berkata “ sial! knp harus ada galau sih siall tau ga sih lo kalo udeh mulai galau “
          Karena tugas pun ada yang sampai galau pernah teman saya berkata“ Galau Setengah Abad klo gni banyak banget tugasnya , Galau karena cinta tak di terima atau ungkapan penyakit sindrom galauisme yang lain .

          Namun saya menemukan ungkapan baru ketika saya mentadabburi Al- Qur’an , tentang galau , waktu itu malam yang panjang dengan kegalauan karena ada banyak yang saya pikirkan , namun saat saya paksakan bercerita kepada Allah dalam sujud di malam panjang itu , setelah shalat malam saya pun membuka syaamil Al- Qur’an hitam kecil kesayangan saya, teringat ceramah seorang ustad dari sebuah radio di rumah saat saya melintas di ruang tamu utama, ustad itu berkata di Al- Qur’am di jelaskan “ sesungguhnya manusia sifat dasarnya adalah keadaan yang selalu mengeluh dan jika di timpa kesusahan maka dia akan berkeluh kesah  jika dia tidak dekat dengan Allah azza wa jalla,  Lebih dari satu jam saya terus mencari dimana ayat tersebut , ternyata saya akhirnya mendapatkan ayat tersebut , sambil terkagum – kagum melihat ayat – ayat cintanya Allah yaitu  Q.S Al- Ma’arij ayat 19 – 35 , Maha Benar Allah atas segala FirmanNya
          Di katakana dengan jelas “ 19 – 35 “ . Sesungguhnya manusia diciiptakan bersifat suka mengeluh #. Apabila di timpa kesusahan dia berkeluh kesah # dan apabila mendapat kebaikan ( harta ) dia jadi kikir.# Kecuali orang –orangyang melaksanakan shalatnya dan orang – orang yang dalam hartanya disiapkan bagian tertentu #, bagi orang (miskin) yang meminta dan yang tidak meminta # dan orang – orang yang mempercayai hari pembalasan # dan orang – orang yang takut akan azab TuhanNya #  sesungguhnya terhadap azab tuhan mereka, tidak ada yang merasa aman ( dari kedatangannya ) #  - - -  # dan orang – orang yang memelihara amanat dan janjinya # dan orang – orang yang teguh pada kesaksiannya # dan orang – orang yang memelihara shalatnya # Mereka itu dimuliakan di dalam surge # Maha Benar Allah atas Segala FirmanNya


          saat itu pun tak bisa saya bayangkan betapa senangnya saya mendengar ayat – ayat tersebut, seakan memberi harapan dan motivasi baru  sampai saya baca berkali – kali dan malam seakan menjadi saksi betapa sangat terasa dekat dengan Rabbku, dan teringat sebuah kata – kata yang juga sering saya ucapkan , “ Innallaha ma’ana ,“ Sesunguhnya Allah bersama Kita “ tanpa sadar dari kata itu saya ambil pena abu- abu kesayangan saya dan saya tanpa sadar menuliskan GALAU “ God ALwAys with Us “
Makin mempelajari kata – kata Galau itu saya semakin sadar & makin termotivasi untuk membaca al- Qur’an , karena dia adalah sahabat & Obat di kala ada masalah, Kini taka da masalah dengan galau , ini hanya perlu perubahan main set dalam sudut  pandang  pikiran dan hati , Masih ingat ayat – ayat cintaNya Allah surat 55 ayat 55 ,“ Maka nikmat tuhan mana lagi yang engkau dustakan “
jadi saat teman kalian mengeluh tentang galau sampaikan lah bahwa GALAU itu “ God ALwAys with Us “
(^_^)

Sahabat,
ada sebuah kata – kata indah mengungkapkan
jika sendiri jangan merasa sepi , ada Allah yang mengawasi
Jika sedih jangan pendam dalam hati , ada allah tempat berbagi
Jika marah jaga fikiran dan hati ada Allah tempat menenagkan diri
Jika susah jangan merasa pilu , ada Allah tepat mengadu
Jika  Gagal jangan berputus asa, ada Allah tempat meminta
Jika Bahagia jangan menjadi lupa ,Ada allah  tempat memuja


Semoga Bermanfaat
Barakallahufikum
wassalam’mualaikum warahmatullahi wabarakatuh


Ahmad Khairudin
http://bazdaanishaazad.blogspot.com

Islamic Journalstic Training 5

Islamic Journalistic Training adalah bentuk kegiatan pelatihan dan workshop tentang ilmu jurnalistic yang diadakan oleh LSO Pers Dakwah Kampus Nuraniku UNJ yang merupakan program kerja dari Dept. Kaderisasi Nuraniku UNJ.

Mau tau acaranya apa aja ,,, Perhatikan lah . . . . !!!

NURANIKU LDK UNJ present :

ISLAMIC JURNALISTIC TRAINING

"Rangkum Dunia Dengan Tulisan"

Materi Hari 1:
a) Sudahkah Anda Menulis ?
b) Dinamika dan Manajemen Media

Materi Hari 2 :
a) Teknik Reportase
b) Workshop Pembuatan Berita

Biaya :
1. Pelajar / Mahasiswa : Rp 15.000
2. Umum : 20.000

Contact Person dan Pendaftaran
1. ikhwan (083872417597)
2. Akhwat (081511456390)


@aula Perpustakan UNJ
Rawamangun,Kampus A UNJ
Jakarta Timur

Sabtu, 17 September 2011

Adakah Sahabat Disekitarmu?

Memang benar, bahwa manusia tidak akan bisa bertahan hidup tanpa ada orang-orang disekitarnya. Jika alasan keberadaan orang disekitar kita adalah untuk bertahan hidup seperti yang kita pahami selama ini, itu artinya bahwa pola pikir kita masih berada dijaman primitif, keberadaan orang-orang disekitar kita, hanya dijadikan sebagai pelindung, seperti manusia purba membutuhkan orang lain untuk menaklukkan alam. Kita hanya mempersepsikan fungsi kehadiran orang lain selama ini dalam artian fisik.
Lebih jauh dari itu, sahabat adalah orang-orang yang terikat secara psikologis keberadaannya. Dia bukan hanya hadir didekat kita tetapi juga hadir dalam hati, dan terkadang kehadirannya absen didekat kita, tetapi tetap hadir dihati. Kata pepatah “Jauh dimata dekat dihati”. Itulah sahabat. Mungkin beberapa orang memiliki defenisi yang berbeda. Tetapi kita akan sepakat bahwa sahabat itu tertulis dan terkenang dalam hati, bukan sekedar hadir dalam kehidupan sehari-hari dalam penampakan fisik. Dia memiliki sikap empati yang lebih dalam jika dibandingkan dengan orang lain. Lebih duluan menangis daripada tangisan kemanusiaan orang lain. 
Siapa-siapa sajakah sahabat kita selama ini? Sangat sulit diketahui siapa-siapa saja mereka, karena dia adalah urusan hati dan kemungkinan orang yang kita benci selama ini, itu adalah sahabat sejati, tetapi belum menampakkan diri secara fisik. Tapi kita dapat medeteksi keberadaan mereka dalam masalah ekstrem yang kita hadapi. Sahabat sejati ada dikala kita bahagia ataupun sedih, dia akan ikut bahagia ataupun sedih melebihi rasa bahagia dan kesedihan orang lain. Kalau dia tidak memiliki rasa itu, berarti keberadaan dia selama ini didekatmu hanyalah sebuah ilusi. 
Memang benar apa kata Imam Ali ketika ditanya, siapa saja sabahatmu wahai Amirulmu’minim? Beliau menjawab, saya tidak tahu, karena saya sekarang ada diatas. Terkadang dalam kehidupan sehari-hari kita akan berjumpa dengan orang-orang yang “bermuka bersahabat”. Mereka sebenarnya adalah orang-orang munafik seperti harimau berbulu domba. 
Kategori sahabat adalah kedudukan yang sangat mulia dan tertinggi yang lahir dari proses yang teruji….!!!
 
dan sehingga , “Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain, tetapi justru ia berinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya”
“Hargai dan peliharalah selalu persahabatan anda dengan mereka. Karena seorang sahabat bisa lebih dekat dari pada saudara sendiri”

Ahmad Khairudin " Baz D' Aazad "