Minggu, 19 Juni 2011

Kenapa Harus Mentoring ?

Tulisan ini ditujukan untuk seluruh mahasiswa,pemuda, yang masih mempertanyakan kenapa harus mentoring ?? apa sih itu mentoring dan yang lebih penting apa itu manfaatnya.. atau bisa juga tulisan ini untuk para mentor yang masih mempertanringyakan kenapa saya menjadi mentor ? apa sih urgensinya. dan bagaimana mentoring mampu menjadi bagian dari membangun peradaban. !


kenapa harus mentoring ?

Karena mentoring sebenarnya adalah proses untuk “akselerasi kedewasaan”. Kedewasaan ini, sangatlah luas, bisa jadi, kedewasaan dalam memahami Islam,kedewasaan dalam berilmu sesuai pilihan kompetensinya, kedewasaan dalam mensikapi masalah, kedewasaan dalam memilih keputusan, bahkan kedewasaan dalam bergaul- mengenal karakter manusia.

Kedewasaan, Kenapa ? Kenapa Bisa ? Dan Apakah Harus Dengan Mentoring ?

Ya. Mentoring adalah sebuah grup diskusi terfokus, yang didalamnya terdapat interaksi- relasi antar insan, ada aspek manusiawi, serta hubungan interpersonal. Bisa jadi seseorang menjadi dewasa, tanpa mentoring, karena aspek pembentuk kedewasaan memang banyak, bisa jadi dia anak sulung, sebatang kara, dididik orang tua, atau memang sudah dilepas sedari kecil. Mentoring adalah proses “percepatan kedewasaan”, karena dengan mentoring, maka kita akan memperbesar “kapasitas berkomunitas” kita, memahami bahwa ternyata, karakter manusia itu beragam, menangani konflik komunikasi, hingga mampu bekerjasama walaupun terdapat perbedaan prinsip di satu sisi.

Lalu, Kenapa Harus Mentoring Yang Isinya Materi Melulu ?

Materi ? Ya, terkadang, mentor memang tidak mampu menerjemahkan “materi” mati menjadi “hidup”. Mentor harus paham, bahwa “mempelajari” dan “membaca” sebuah materi adalah satu masalah, sedangkan “membumikan” dan “mengkomunikasikan” materi kepada adik mentor, adalah masalah lain yang berbeda, jangan disamakan. Mentoring mengandung 3 aspek, yaitu kognitif ( materi keilmuan, knowledge. Bisa jadi rasmul bayan yang kita dapat dulu saat pertama kali liqo), afektif ( sikap, bersikap saat menyampaikan, raut muka, bahasa tubuh, mimik wajah, ) , dan psikomotorik ( bisa jadi saat rihlah, olahraga, intonasi). Psikologi dan suasana mentoring akan sangat mempengaruhi adik mentor.

Mentoring, Apa Hubungannya Dengan Kesuksesan Saya ?
Apakah Mentoring Harus Bermateri Agama Islam ?

Tahukah kamu, bahwa orang- orang yang mampu mengubah zaman, pada masa mudanya, adalah orang- orang yang membentuk kelompok diskusi tersegmen ? Tahukah kamu, bahwa mentoring dapat mempercepat pemahaman kita akan sebuah disiplin ilmu ? Dan,bukan hanya Islam.Tidak percaya ? Ini beberapa contohnya :
HOS Cokroaminoto punya 3 binaan, yaitu Sukarno ( Presiden1 RI), Semaun ( Pemimpin PKI Madiun), dan Sekarmadji Maridjan Kartosuwiryo ( Pemimpin DI TII/ NII). Nah, semua jadi “tokoh” kan ? Walaupun akhirnya jadi berseberangan, itu, mungkin karena mereka pada ngebandel,mentoringnya gak selesai kali ya ?…

Jesse Jackson, senator negro pertama AS, yang Yahudi. Salah satu binaannya adalah Lewis “ Scooter” Libby ( Staf DEPLU AS), dan salah satu binaan dari mentoringnya Yahudi dari Libby ini, sekarang menjabat sebagai Presiden Bank Dunia, Paul Wolfowitz ( Pasti tahu dia kan ?)

Badiuzzaman Said Nursi, pemimpin Harokah Islamiyah dari Turki, penentang sekulerisme Kemal Pasha, dengan jamaahnya, Jamaah Nur, dan risalahnya, Risalah Nuriyah, punya kader yang masih dalam mentoringnya langsung, yaitu Dr. Necmetting Erbakan, dengan Partai Refah-nya, mantan PM Turki yang akhirnya terjungkal oleh militer, digantikan oleh Tanshu Ciller, dan hingga akhir hayatnya, dilarang terjun ke politik. Namun, Erbakan ini punya 11 binaan yang dipersiapkan untuk terjun ke politik praktis, dan 2 diantaranya adalah Abdullah Gul ( Presiden Turki sekarang) dan Recep Thayyip Erdogan ( PM Turki sekarang), yang mendapatkan amanah kepemimpinan dengan partai baru, Partai Keadilan dan Persatuan.

Arifin Panigoro, Aburizal Bakrie, Abdul Latief, dan Fadel Muhammad, adalah kader Golkar, yang sengaja dibentuk semenjak masih di bangku kuliah ITB untuk mengendalikan sektor riil Indonesia, dengan suatu saat nanti mengendalikan asosiasi dagangnya, yaitu KADIN. Mereka terkenal dengan sebutan “Grup Gelapnyawang”, murobinya, pasti semua kenal, Ginanjar Kartasasmita, Ketua DPD RI sekarang.

Tahu teman satu mentoring-nya Einstein ? Ya, Schrodinger! Dan tahu nama komunitas diskusinya ? Ya, The Royal Society, yang sudah ada semenjak Sir Isaac Newton hingga Stephen Hawking sekarang.

Jadi Kenapa Mentoring ? Saya Butuh Jawaban Logis- Rasional- Kuantitatif !

Baik, itu pertanyaan favorit saya, saya akan berikan jawaban :
Karena dengan mentoring, maka kamu akan mengalami Akselerasi/ Percepatan Kedewasaan.

Jawaban Yang Tidak Logis, Apa Maksudnya ? Kedewasaan Apa Konkretnya ?

Konkretnya ? Baik, saya kasih contoh tersegmen :

Kedewasaan Ilmu
Jika ingin mendapatkan akselerasi kedewasaan dalam memahami dan menerapkan ilmu kamu di kampus, kamu harus ngementor dengan dosennya, di luar jam kuliah. Bikin kelompok kecil dengan 1 dosen sebagai mentor di rumahnya,jangan nunggu TA, kelamaan, keburu lulus ! Kenapa ? Karena ruangan kuliah terlalu sempit untuk mengetahui aspek teknis- taktis dari keilmuan kita. Jika memang benar- benar mau memiliki kemampuan berpikir strategis ala anak S1 dan bergerak taktis- teknis ala anak D3, maka, ajak seorang dosen untuk mentoring, curi semua ilmunya dan kamu akan mengalami akselerasi ilmu yang jauh berlipat, kamu bisa punya kemampuan setara doctor atau peneliti sebelum berusia 25 tahun! Luar biasa bukan mentoring itu ?

Kedewasaan Bisnis

Maksudnya ? Ya, biasanya, orang punya ide luar biasa untuk terjun ke sektor riil, namun bingung mulai dari mana, tidak ada modal, tidak ada jaringan, dll. Nah, dengan mentoring bisnis ini, kamu bisa mendapatkan ilmu luar biasa, bahwa ternyata, bisnis besar bisa dimulai dengan tanpa modal! Bahwa jaringan itu bukan hal yang sulit! Dan, kamu bisa mendirikan perusahaan berbasis kompetensi kuliah kamu, seperti halnya Steve Jobs, atau Michael Dell, sebelum berusia 25 tahun ! Nah, luar biasa bukan efek dari mentoring itu ?

Kedewasaan Psikologis

Maksudnya, apa lagi ? Hm, menjadi jenius bukan berarti terus jadi asosial loh. Jarang bergaul dan susah berinteraksi, seperti Steve Nash di Film A Beautifil Mind, sampai kena Skizofrenia segala ! Sudahlah, cobalah untuk bisa paham bahwa karakter manusia itu beragam, ada yang sensitive, agresif, ekspansif, bahkan arogan segala! Tahu kan, biasanya orang asosial punya kecenderungan bunuh diri tinggi, bahkan suka gagal dalam membangun karir dan relasi. So, mau cepet dewasa dalam menyikapi permasalahan hidup ? Yuk, mentoring.

Kedewasaan BerIslam

Ah, kamu pasti tidak mau disebut fanatik kan ? Fanatisme berlebihan terjadi karena dogmatis yang tanpa ada diskusi dan interpretasi. Islam tidak seperti itu, kita diberikan kesempatan untuk bertanya seluas dan sedalam mungkin, kita bahkan ditantang untuk membuktikan kebenaran Islam dalam Al Quran, dan percayakah kamu, Malaikat saja bertanya ! Mempertanyakan kepemimpinan manusia di bumi ? Dan, mereka tidak disebut Allah dengan kurang ajar loh. So, ,mau menjadikan Islam sebagai sebuah gaya hidup ? Setelah kamu jadi peneliti, pengusaha, hingga dosen, kamu akan kehilangan ruh dan karakter kuat manakala tidak punya prinsip yang kuat, dan saya yakin, Islam adalah prinsip hidup yang paling nyaman dan menyenangkan buat manusia, mau mentoring Bos ? Yuuuk……

Intinya, dengan mentoring, kamu bakalan lebih cepat mengalami kedewasaan, mengenali potensi kemanusiaan kamu, hingga menata hidup kamu lebih baik, bukan Cuma buat kamu sendiri, tapi juga buat lingkungan sekitar kamu…Asyik kan?
Nah, contoh- contoh argumen diatas, apakah bisa dipakai ? Sekedar saran ringan saja





Di Copy dari : Grup FSI Al-Biruni FT UNJ

Sabtu, 11 Juni 2011

Beberapa Kegiatan Sepele Yang Dapat Merusak Kesehatan

Kenyataannya hidup sehat merupakan kebutuhan yang harus dipenuhi oleh manusia setiap harinya. Karena dengan kita sehat maka hidup ini akan lebih berarti. Tetapi anda harus berhati-hati terhadap beberapa kegiatan yang menurut kita sepele dan ternyata dapat merusak kesehatan kita...Apa sajakah itu ??? Ini dia :


1. Mendengarkan Musik Lewat Earphone


Suka mendengarkan musik lewat earphone...???? Hmm..hati-hati bahayanya. Terlalu sering mendengar bunyi keras atau suara bising dalam tempo lama dan terjadi tiap hari bisa mengganggu pendengaran. Kajian Komisi Eropa menunjukkan, kebiasaan mendengar musik dengan earphone dengan volume tinggi (di atas 100 desibel), lebih dari satu jam sehari dalam jangka minimal lima tahun, membawa risiko gangguan pendengaran permanen.

Saat ini, 50-100 juta orang diperkirakan aktif mendengar musik melalui earphone setiap harinya. Berdasarkan penelitian, sebagian besar mereka menyetel volume hingga di atas 89 desibel (sekitar volume 90 %) untuk mengimbangi kebisingan lalu lintas. Gangguan pendengaran karena bising merupakan gangguan pendengaran tipe saraf (tuli sensorineural) akibat kerusakan koklea atau saraf sensoris.

Menurut dr.Ronny Suwento, SpTHT, dari Departemen Telinga Hidung dan Tenggorokan (THT), RSCM, Jakarta, getaran kuat akibat gelombang suara keras akan merusak sel-sel rambut koklea dalam telinga dalam.
"Kerusakan itu akan menghambat impuls listrik mencapai saraf pendengaran sehingga tidak ada yang diteruskan ke otak untuk diinterpretasi sebagai suara," kata dr Ronny. Gangguan pendengaran akibat paparan suara bising terjadi secara bertahap. "Mungkin pada tahun-tahun awal orang itu tidak akan merasakan gangguan karena suara yang kita gunakan dalam komunikasi sehari-hari hanya 500-4000 desibel," tambahnya. "Lambat laun ambang batas pendengarannya makin menurun sampai akhirnya tidak bisa mendengar suara lagi," kata dr Ronny.

Telinga sendiri diciptakan dengan berbagai bagian fungsi yang saling bekerja sama sehingga seseorang mampu mendengar, memproses, dan memahami dunia di sekitarnya. Namun, saat suara di sekitar kita terlalu keras atau bising, sel-sel rambut yang halus di rumah siput dalam telinga (koklea) akan rusak. Sel rambut ini berfungsi menangkap frekuensi suara dan meneruskannya ke pusat persepsi pendengaran di otak.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketika alat pemutar musik digital yang disambungkan dengan earphone diputar pada volume optimal atau maksimal (intensitas sekitar 100 desibel), telinga hanya boleh terpapar maksimal 5 menit per hari. Pada volume 90 persen (90 desibel) hanya boleh terpapar selama 18 menit. Pada volume 80 persen (80 desibel), hanya boleh 1,2 jam dosis maksimal per hari. Dan, pada volume 70 persen (70 desibel), hanya boleh sekitar 4,6 jam maksimal per hari. Lebih dari itu, risiko terjadinya trauma bising akan lebih besar. Jadi, sebaiknya dipakai pada volume rendah karena akan lebih aman.

Ingat dengan pepatah yang mengatakan, “if it is too loud you are too old?” Semakin sering kita mendengarkan bunyi yang terlalu keras, maka usia kita akan jauh lebih tua dari usia sesungguhnya karena pendengaran kita terganggu.

2. Memakai Celana Jeans Ketat
Beberapa tahun terakhir, menggunakan celana jeans ketat (model pensil) menjadi tren di kalangan anak muda. Bahkan, artis papan atas Indonesia seperti The Changcuters pun menjadi salah satu pecinta celana jenis ini. Tak tanggung-tanggung, celana ini bukan sekedar ketat, tapi juga menempel seolah menjadi kulit kedua bagi pemakainya.

Memang tak terhitung banyaknya pengguna celana jeans ketat. Namun, mungkin hanya segelintir yang mengerti efek negatif memakai celana jenis itu. Menurut dr. Ryan Thamrin, penggunaan celana jeans ketat pada wanita kerap menimbulkan masalah. Antara lain:

Bagi Pria
Penggunaan celana jeans ketat yang terlampau sering menyebabkan daerah di sekitar kemaluan menjadi panas, sehingga berbahaya untuk sperma. Hasil penelitian di Indonesia menyebutkan bahwa kualitas sperma pria mengalami penurunan bila terlalu sering mengenakan celana jeans ketat. Disebutkan, jumlah sperma yang biasanya 60 juta per mililiter dapat turun drastis menjadi 20 juta per mililiter.

Secara ilmiah, hal ini dapat dijelaskan. Suhu yang tidak normal pada skrotum, yaitu lapisan yang melindungi kemaluan, dapat berakibat buruk pada kualitas sperma karena tumpukan keringat yang tidak bisa keluar di sekitar organ reproduksi. Sehingga dapat menimbulkan jamur yang akan meningkatkan suhu testis dalam produksi sperma. Bila diteruskan akan menjadi gatal dan menjalar ke bagian buah zakar.

Bagi Wanita
Banyak para wanita yang menginginkan penampilan terlihat sexy,sehingga mengenakan pakaian yang cenderung ketat agar dapat menunjukkan bentuk tubuhnya. Khususnya para pelajar dan mahasiswa sering sekali mereka mengenakan celana jeans yang ketat, hingga celana jenis ini menjadi pilihan utama bagi mereka. Tetapi apakah mereka tahu kalau mengenakan celana jeans terus menerus kurang baik untuk kesehatan terutama bagi organ intim kewanitaan.

Celana jeans ini terbuat dari bahan yang cukup tebal, apalagi yang jenis straight jeans atau celana jeans yang pas di badan. Hal ini dapat menimbulkan rasa panas di bagian organ kewanitaan dan memicu produksi keringat yang cukup banyak. Ditambah lagi sirkulasi udara di daerah kewanitaan juga terganggu akibat bahan yang tebal itu, padahal daerah tersebut memerlukan sirkulasi udara yang cukup, agar keringat cepat mengering.

Apabila hal ini terjadi terus menerus maka, daerah itu akan menjadi lembab dan mudah sekali memicu tumbuhnya jamur. Disamping itu resiko untuk terjadinya iritasi maupun infeksi juga bertambah besar. Bila hal ini dibiarkan terus menerus maka akan membahayakan organ kewanitaan yang mengancam kesehatan reproduksi. Selain itu dengan menggunakan celana ketat, perut akan terasa sakit dan pernafasan juga akan terganggu karena perut selalu dalam keadaan tertekan yang pada akhirnya proses BAK (Buang Air Kecil) dan BAB (Buang Air Besar) juga akan terganggu. Jadi, dengan kenyataan yang demikian, maka perlu anda pertimbangkan jika ingin menggunakan celana ketat.

3. Menaruh Dompet di Saku Belakang Celana


Biasa meletakkan dompet di saku belakang celana? Waspadalah. Kebiasaan itu ternyata bisa mempengaruhi saraf-saraf yang ada di tubuh. Para ahli mengungkapkan orang-orang yang duduk dengan dompet di saku belakang celana memiliki risiko merusak saraf-saraf kunci. Kondisi ini sudah menjadi sangat umum di masyarakat hingga dijuluki dengan nama hip-pocket syndrome atau wallet-neuropathy. Laki-laki yang selalu meletakkan dompet di saku belakangnya adalah kelompok yang paling berisiko terkena kondisi ini.

Ahli fisioterapi menuturkan adanya lonjakan jumlah laki-laki yang menderita atau mengeluhkan sakit punggung bagian bawah, dan diduga posisi dompet menjadi penyebab utama kondisi ini. “Saat ini semakin banyak pasien saya yang datang ke klinik dengan keluhan seperti itu. Kondisi ini dipicu oleh posisi dompet yang menekan saraf di belakang tubuh dan seiring waktu bisa menyebabkan linu panggul,” ujar Julian Forth, seorang fisioterapis di Buckhurst Hill, Essex, seperti dikutip dari BBCNews, Senin (14/3/2011).

Forth mengungkapkan dompet tersebut akan menekan saraf-saraf di tubuh baik pada saat orang mengemudi atau ketika duduk di tempat kerja. Kondisi ini juga bisa mengakibatkan rasa sakit atau mati rasa pada pergelangan kaki, kaki bagian bawah dan menimbulkan rasa sakit saat berjalan, duduk atau berbaring. Jika seseorang meletakkan dompet di saku belakang, maka akan menimbulkan ketidakseimbangan yang secara tidak sadar melibatkan otot, tulang dan yang paling penting adalah sistem saraf. Ketidakseimbangan ini membuat seseorang duduk cenderung miring dan mencoba untuk tetap menjaga keseimbangan yang berpusat pada panggul.

Kondisi ini kemungkinan melibatkan satu atau dua kurva kompensasi dari tulang belakang yang membuat posisinya menjadi tidak sejajar. Secara tidak sadar hal ini akan membuat bahu menjadi merosot. Itulah sebabnya meletakkan dompet di saku belakang bisa menyebabkan nyeri pada leher, punggung dan juga bahu. Jika laki-laki berpikir bahwa ia tidak mengalami keluhan apapun, sebaiknya tetap menghindari kebiasaan tersebut.

Meski demikian ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menghindari risikogangguan saraf, seperti dikutip dari siouxcityjournal.com yaitu:
  1. Melakukan sedikit peregangan sebelum duduk
  2. Mengeluarkan dompet dari saku belakang sebelum duduk meskipun dompet tersebut tidak tebal
  3. Meletakkan dompet pada tempat alternatif lainnya seperti saku jaket atau di dalam tas
  4. Duduklah dengan nyaman di kursi atau sofa dengan permukaan yang datar sehingga tidak mengganggu saraf dan struktur tulang serta ototnya benar
  5. Jika sudah timbul keluhan sebaiknya segera konsultasikan dengan fisioterapis untuk memperbaiki postur tubuh dan tidak memperburuk keadaan.

4. Membunyikan Tulang Leher/Badan Lainnya

Memutar Kepala setelah dipijat atau saat leher terasa pegal memang sangat menyenangkan. Kepala merasa lebih enteng dan rasa sakit yang ada di kepala apakah itu pusing atau sakit kepala, umumnya segera hilang setelah terdengar bunyi tersebut.

Padahal, kebiasaan itu mempunyai akibat sampingan yang cukup berbahaya. Salah satunya, syaraf bisa terjepit di sela-sela tulang ekor leher. Menurut Brian Cassaza, M.D, dari Universitas California, Amerika, bila salah urat syaraf terjepit di antara tulang ekor leher. Maka, efeknya bisa bemacam-macam, tergantung dari jaringan saraf itu menuju ke mana. Tapi, pada umumnya, akan mengakibatkan organ tubuh seperti kaki dan tangan sulit dikomando oleh otak. Orang yang mengalami hal tersebut, biasanya berjalan seperti robot, karena, otak gagal memberi instruksi kepada organ-organ tubuh untuk melakukan apa yang diiinginkan.

Berjalan seperti robot merupakan suatu hal yang tidak menyenangkan, jika orang itu menggunakan sandal, dapat dipastikan bahwa sandalnya akan mudah terlepas dari telapak kakinya, akibat jari-jari tidak mampu menekan bagian dasar sandal. Atau, bila makan harus disuapi. Karena, tangan sulit sekali membawa sendok hingga ke ujung bibir, sebagaimana layaknya orang sedang menyuap makanan ke dalam mulut.

Sama halnya dengan membunyikan tulang leher, gerakan membunyikan buku-buku jari juga merupakan kebiasaan yang salah karena menyalahi aturan persendian normalnya dan dapat menghancurkan tulang-tulang rawan di dalamnya.Jika kebiasaan ini dilakukan terus menerus maka dapat menimbulkan penyakit sendi yang kronis di kemudian hari.

Nah solusinya klo mau menghilangkan pegal tanpa "kretek-kretek" klik disini


DARI MANA ASALNYA BUNYI “KRETEK” ITU???

Para ilmuwan biomedis telah mempelajari apa yang sebenarnya terjadi ketika Anda menekuk tulang sendi jari dengan menggunakan mikrofon yang sensitif (untuk mendengarkan dan menganalisis bunyi) dan ukuran bunyi (untuk mengukur jumlah tarikan pada jari). Mereka menemukan bahwa dua suara yang terpisah biasanya muncul ketika Anda membuyikan buku jari. Buku jari adalah sendi yang membuat jari Anda dapat ditekuk. Di dalam ruang sendi di antara tulan-tulang terdapat cairan dan ikatan sendi (ligamen) di setiap sisi ruang sendi yang menyatukan tulang.

Ketika Anda menarik jari (“menceklek” sendi), Anda membuat ruang sendi makin besar. Akibatnya, tekanan dalam ruang sendi makin menurun. Segera saja, ikatan sendi tersedot ke dalam. Ketika tekanan menurun,muncullah gelembung (paling sering karbon dioksida), hanya dalam satu per ribuan detik. Ketika muncul, gas ini akan menimbulkan bunyi letupan yang merupakan suara pertama.

Gelembung itu mengisi 15% ruang sendi yang sekarang menjadi lebih besar. Karena ruang sendi mendadak diisi oleh gelembung, cairannya tiba-tiba mendorong ikatan sendi dan mendorongnya ke posisi semula. Pada saat ligamen “didorong kembali” muncullah bunyi kedua. Energi yang hilang dalam sendi sangat rendah, sekitar 7% dari yang Anda perlukan untuk merusak tulang rawan. Namun, jika Anda sering melakukannya, itu akan menjadi cerita yang jauh berbeda.

Sebuah penelitian dilakukan oleh Dr. Daniel Unger, yang telah membunyikan buku jari tangan kirinya selama 50 tahun. Ia kemudia membandingkan tangan kiri (buku sendi yang sering dibunyikan) dengan tangan kanannya (yang tidak pernah dibunyikan). Tangan kirinya tidak terkena artritis, sama seperti tangan kanannya, namun satu orang merupakan sampel yang sangat kecil.

Penelitian lain meneliti 300 orang yang telah membunyikan buku jarinya selama 35 tahun. Tidak ada kasus artritis pada tangan mereka. Mereka memang memiliki sendi yang membesar (bukan masalah besar). Namun, hal yang mengejutkan adalah tangan mereka lebih lemah, kekuatan tangan mereka seperempat kekuatan yang seharusanya!

Jadi, membunyikan buku jari tidak menggangu Anda dalam waktu singkat, namun 35 tahun dari sekarang, Anda mungkin tidak akan dapat membuka botol selai! Bagaimana pendapat Anda? Masih mau “menceklek” buku jari Anda lagi?

5. Mandi Malam Hari

MANDI adalah salah satu upaya membersihkan badan. Mandi biasanya dilakukan sehari 2 kali, yakni pagi setelah bangun tidur dan sore hari sepulang dari aktivitas seharian. Mandi jarang dilakukan pada malam hari, kecuali bagi mereka yang pada sore hari tidak sempat mandi karena ada pekerjaan sampai agak malam. Lalu apakah mandi malam berefek buruk bagi kesehatan?




Menurut dr.Cici Lia Novita, mandi pada malam hari sebenarnya tidak membawa dampak negatif bagi kesehatan bagi orang yang tidak mempunyai riwayat penyakit tertentu seperti rematik, jantung dan asma. Ia mengakui, jika waktu malam hari itu udara khususnya di Indonesia kelembabannya lebih tinggi sehingga bila tubuh yang sudah kedinginan diberi air dingin akan menjadi kaku. “Tidak masalah, selama kondisi tubuh sehat dan tidak ada penyakit rematik, jantung dan asma,” ujarnya.

Bagi penderita penyakit rematik memang tidak dianjurkan untuk mandi malam hari, karena dengan semakin dinginnya tubuh dan sendi akan membuat sendi-sendi yang terkena rematik menjadi kaku sehingga akan timbul rasa sakit yang kita kenal sebagai serangan rematik. “Makanya jika bisa mandi lebih pagi kenapa harus selalu mandi di malam hari, agar tubuh jadi tidak kedinginan. Untuk menghindari akibat yang tidak diinginkan,” ujar lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada UGM) ini.

Sebenarnya kebiasaan mandi malam tidak berpengaruh secara langsung terhadap timbulnya penyakit rematik. Mandi malam akan berpengaruh terhadap timbulnya nyeri sendi jika memang sudah memiliki riwayat penyakit rematik sebelumnya. Hal tersebut berkaitan dengan menyempitnya pembuluh darah akibat hawa dingin yang akan berpengaruh pada kurang tersuplainya oksigen ke sendi sehingga terjadilah nyeri.

Namun, ada baiknya jika cuaca dingin, mandi malam hari menggunakan air yang hangat dan ketika badan tidak sedang sakit. “Kalaupun rematik, kalau pakai hangat sebenarnya tidak masalah. Apalagi, jika kondisi tubuh sedang gerah dan lelah. Karena mandi akan membuat tidur lebih nyenyak,” ujar dr Cici.

Mengenai mandi malam bagi ibu hamil, dr Cici mengatakan sama saja. Hanya saja, sebaiknya menggunakan air hangat karena biasanya pada saat hamil pembuluh darah menyempit dan ini juga terjadi pada tubuh dalam keadaan dingin. “Makanya dengan air hangat akan mencegah risiko terjadinya sakit kepala. Karena air hangat bisa memperlebar kembali pembuluh darah yang menyempit,” terangnya. Pada pagi hari pun demikian. Jika kondisi cuaca dingin, ada baiknya bagi penderita rematik untuk mandi air hangat. “Jadi bukan karena malam atau siang, tapi karena suhu air dan udara saja,” ujarnya.

Lalu bagaimana kita mengetahui jika kita memiliki rematik? Ia menjelaskan, salah satu gejala rematik adalah seseorang yang sering merasakan nyeri sendi pada pagi hari, nyeri sendi saat baru bergerak. Penyakit ini bisa menimpa semua usia, namun berisiko pada usia lanjut dan orang yang memiliki berat badan berlebih.

Rematik, kata dr Cici, sebenarnya terdiri dari beberapa jenis. Jenis-jenis rematik tersebut bergantung pada penyebab terjadinya rematik. Sebagian besar rematik disebabkan oleh adanya peradangan pada sendi. Peradangan sendi ini pun dapat terjadi mulai dari kekurangan hormon estrogen, faktor genetik, osteoporosis, dan lainnya Ditanya soal makanan, sebenarnya tidak ada pantangan khusus untuk makanan. Biasanya yang terkait dengan pola makan ada penyakit asam urat. “Gejalanya memang mirip dengan rematik,” ujarnya.

Sumber : Di Copy dari http://mypotik.blogspot.com 

Kamis, 09 Juni 2011

5 Cara Berpikir Yang Paling Menguntungkan Untuk Nasib Anda

Kita manusia lahir dengan fitrah kesempurnaan. Salah satunya karena kemampuan berpikiryang dianugerahkan kepada kita. Melaluipikiran inilah kita hidup sehari-hari, bekerja, mengejar mimpi dan masih banyak lagi. Intinya setiap hari kita berpikir.

Pertanyaannya, kalau semua orang berpikir? Mengapa tidak semua orang sama? Mengapa ada yang susah dan ada yang hidup bahagia? Tentu, ini disebabkan oleh perbedaan cara berpikir manusia itu sendiri. Pola pikirlah yang membentuk kehidupan kita, dan membedakan kita dari yang lainnya.

Pertanyaan selanjutnya bisakah kita meningkatkan kualitas kehidupan kita dengan membenarkan kualitas berpikir kita? Jawabannya, Pasti! Kali ini saya akan menunjukkan 5 cara dan jenis berpikir yang sangat menguntungkan bagi diri kita. Apa saja? Langsung saja,

  1. Berpikir Besar. Kalau anda pernah membaca buku The Magic of Thinking Big, atau Berpikir dan Berjiwa Besar, anda pasti tahu betapa menguntungkannya berpikir besar. Berpikir besar berarti meyakini akan adanya kemampuan besar dalam diri kita untuk mewujudkan apapun yang kita pikirkan. Berpikir besar berarti tidak membatasi diri anda dengan keadaan tertentu, sebaliknya anda melihat segala sesuatu dari segala arah. Berpikir besar berarti berani menetapkan tujuan hidup yang besar, dan sebagai hasilnya anda akan mendapatkan hasil yang besar.
  2. Berpikir Progresif. Berpikir progressif panjang berarti melihat segala sesuatu jauh ke masa depan. Seseorang yang berpikir panjang akan melihat segala sesuatu dari kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi dari sesuatu, bukan hanya apa yang ada sekarang. Berpikir panjang berarti memikirkan hasil akhir dari segala sesuatu. Memikirkan konsekuensinya, apakah ini baik atau lebih baik. Apakah ini sejalan dengan tujuan akhir saya?
  3. Berpikir Positif. Saya kira anda sudah sangat paham mengenai berpikir positif. Hampir setiap hari di banyak media, blog, buku, seminar, berpikir positif diajarkan. Berpikir positif berarti melihat segala sesuatu dari sisi baiknya semata.
  4. Berpikir Sugestif. Satu yang jarang sekali diketahui orang adalah berpikir sugestif. Apa itu? Singkatnya begini, jika orang positif melihat sesuatu dari sisi positif, maka berpikir sugestif melihat sesuatu dari sisi netral. Kemudian berusaha membuatnya menjadi lebih baik. Misalnya jika orang yang berpikir positif terjatuh, maka ia akan mengatakan. “Aku tak apa-apa, aku baik-baik saja.” Sebaliknya orang yang berpikir sugestif akan berkata, “Aduh, lututku terluka, aku akan mencari cara untuk menyembuhkannya!” 
  5. Berpikir di Luar Kotak. Atau Think out of the box adalah cara berpikir yang sangat baik, dimana seseorang tidak terpaku hanya pada satu pola atau kebiasaan-kebiasaan tertentu. Seseorang yang berpikir di luar kotak, adalah orang yang tak membatasi pikiran dan dirinya. Dengan demikian selalu ada cara-cara yang tak terduga yang terkadang muncul dari pikirannya.Orang yang berpikir diluar kotak pasti adalah orang yang kreati
Inilah 5 Cara dan Jenis berpikir yang sangat menguntungkan untuk kehidupan kita. Tak ada yang lebih baik dari yang lainnya. Semuanya adalah cara berpikir yang baik. Yang perlu anda lakukan adalah temukan mana yang paling cocok untuk anda.

DO IT NOW! 

13 Wasiat Terlarang Dahsyat Dengan Otak Kanan


13 Wasiat Terlarang

Buku ke-10 dari
no1 Creative Marketer in Indonesia
Ippho Santosa PhG
Kali ini saya ingin sekali bercerita tentang buku bersampul merah yang saya baca beberapa waktu lalu, berjudul “13 Wasiat Terlarang, Dahsyat dengan Otak Kanan” Karya Ipho Santoso seorang motivator muda yang juga disebut-sebut No.1 Creative Marketer in Indonesia dan Mr. Right.
Buku yang diterbitkan pada pertengahan tahun 2008 ini mengupas habis tentang keterkaitan antara kesuksesan dan otak sebelah kanan. Saya suka perumpamaan sang penulis yang mengambil perumpaan rambu-rambu di jalan raya. Pastinya kita pernah melihat rambu yang bertuliskan “Gunakan lajur kanan untuk mendahului.” Ternyata perintah tersebut berlaku seratus persen untuk menuju destinansi kesuksesan atau lebih tepatnya “Gunakan otak sebelah kanan untuk mendahului yang lain.” Tidak Percaya?? Baca saja halaman 1-116 hehe..begitu kata sang penulis. Gaya bahasa yang mudah dipahami dan banyak diselingi humor ini membuat pembaca tidak akan bosan melahap lembar demi lembar isi buku ini.
Buku ini menyoroti 13 perbendaharaan otak sebelah kanan yang kerap diabaikan dan dilalaikan. Mungkin ini sebabnya kenapa dinamakan wasiat terlarang karena memang seperti dianggap terlarang sampai-sampai mayoritas orang mengabaikannya dalam mencapai kesuksesan.  13 perbendaharaan kata tersebut di antaranya : gurauan (humor), permainan (game), cerita (story), kiasan (metaphor), kreativitas (creativity), visual (visual), musik (music), intuisi (intuition), sintesis (synthesis), empati (empathy), keramah-tamahan (hospitality), syukur (gratitude), sampai pemaknaan hidup (meaning). Dan tentu saja kesemuanya itu tidak langsung dibahas begitu saja tapi memakai kata-kata perumpamaan dan cerita yg sarat humor dalam tiap-tiap judul per-bab-nya yang mencirikan kekanannanya.

Wasiat 1
Tertawalah
Meracik dan menyantap gurauan itulah salah satu keistimewaan dari otak kanan. Saat anda tertawa, otak kiri anda tidak bisa berfikir. Tertawa kerap pula bersanding dengan imajinasi, empati, keramahtamahan, dan sintesis yang semuanya berakar pada otak kanan. Tertawa, ya, tertawa. Tidak perlu pakai sebab. Sejatinya, itulah yang terbaik! Bukankah kegembiraan itu tidak bersyarat.
Do you feel right?
Right Point 1 : Humor
Wasiat 2
Bermainlah Dengan Raja Namrud
Di satu sisi, manusia memang makhluk yang ingin tahu (homo sapiens). Namun disisi lainnya, sadarilah, manusia juga makhluk yang ingin bermain (homo ludens). Lebih jauh lagi, dalam penerapanny , permainan tidak terpisahkan dari gurauan, cerita, kreativitas, imajinasi, dan intuisi yang berakar pada otak kanan.
Kisah Nabi Ibrahim dengan Raja Namrud yang Zalim dikerajaan Babylon? Suatu ketika, dengan sebuah kapak, Nabi Meluluhlantahkan berhala di kotanya. Hanya satu berhala yang disisakan. Terus kapak tersebut ia gantungkan dileher berhala tersebut. Singkat cerita, beberapa waktu kemudian Nabi Ibrahim diadili oleh Raja Namrud atas perbuatan tersebut dan bertanya mengapa tuhan-tuhan kami dihancurkan. Dengan tenang Nabi Ibrahim menjawab “Sepertinya patung yang berkalung kapak itulah yang melakukannya. Cobalah engkau tanya dia.” Raja namrud tercenung lalu berujar, “Ibrahim kau tahu patung itu tidak dapat berbicaralantas mngapa aku disuruh bertanya?” Nabi Ibrahim bersahut “Jika demikian mengapa engkau sembah patung-patung tersebut yang tidak dapat melihat, mendengar, tidak dapat membawa manfaat, tidak dapat menolak mudharat, bahkan tidak dapat menolong dirinya sendiri? Mengapa engkau tidak menyembah Tuhan yang menciptakan engkau dan alam semesta. Bahwa ternyata Nabi sekalipun menggunakan gurauan dan permainan dalam menjalankan misi kenabiannya.
Let’s make it right !
Right Point 2 : Game
Wasiat 3
Tidak Perlu Cantik, Berceritalah
Fakta itu Cuma bisa menyergap sisi rasional manusia. Kalau cerita? Bisa mengguncang sisi emosional. Fakta itu Cuma bisa mengungkapkan. Kalau cerita? Bisa menghibur, membujuk, sekaligus menghanyutkan. Cerita juga bisa merangsang muatan-muatan yang terkandung diotak kanan, semisal gurauan, kiasan, imajinasi, dan kreativitas.
Profesi yang identik dengan otak kanan Pemasar, Psikolog, Politisi, Tour Guide. Simak cerita berikut. Seorang Ayah, mantan Pemasar Ulung, risau melihat anak laki-laki ny abelum menikah. Maka, sang pemasar pun menyusun skenario.
“Nak, Papa akan menjodohkan kamu dengan seorang gadis pilihan Papa,” tutur sang pemasar to the point. “Tapi, aku belum mau menikah, Pa tolak si Anak. “Percaya sama Papa. Gadis yang satu ini bukan gadis sembarangan. Dia adalah putri Bill Gates, “ Jelas sang pemasar. Mendengar itu, si anak langsung terperanjat . Akhirnya, dengan Nada pelan ia menyahut. “Hm kalau begitu sih aku bersedia.” Kemudian sang Pemasar menemui Bill Gates. “Bill, saya akan menjodohkan putri Anda dengan putra saya,” ujar sang Pemasar to the point. “Tapi putri saya belum mau meikah ,”tolak Bill Gates. “Percaya sama saya. Pria yang satu ini bukan pria sembarangan. Dia adalah Vice President World Bank,” jelas sang Pemasar. Mendengar itu, Bill Gates langsung terperanjat . Akhirnya, dengan Nada pelan ia menyahut. “Hm kalau begitu sih saya dan putri saya bersedia.” Lalu sang Pemasar pergi menemui President World Bank . “Pak, saya akan menempatkan putra saya sebgai wakil Bapak di World Bank, “ uangkap sang pemasar to the point. “Tapi saya belum membutuhkan wakil,” tolak Presiden World Bank. “Percaya sama saya. Orang yang satu ini bukan orang yang sembarang. Dia adalah menantu Bill Gates,” jelas sang Pemasar. Mendengar itu, Presiden World Banklangsung terperanjat . Akhirnya, dengan Nada pelan ia menyahut. “Hm kalau begitu sih aku bersedia. Ah, ada-ada saja. Kisah ini memang fiktif, juga sedikit manipulatif. Tapi, satu hal yang pasti, dengan deret cerita Anda bisa menggeber Closing di sana sini.
And surely everything’s gonna be alright.
Right Point 3 : Story
Wasiat 4
Berkisalah seperti Binatang Jalang
Masyarakat yang berkomunikasi secara tidak langsung (high context) ternyata jago dalam bergurau, bermain, bercerita, dan berkias.
Ladies and gentlemen, I’ll be right back
Right Point 4 : Metaphor
Wasiat 5
Bersoraklah, “Hidup Kekurangajaran!”
Kreativitas bukanlah semata-mata soal menguras ide., tetapi juga soal berburu solusi, membalikkan cara pandang, menggebrak perubahan atau aktivitas sejenis. Terobosan itu tidak selalu bermuara pada pemborosan. Dan tanpa terobosan, orang bisa bosan.
Pengalaman Paris Hilton. Ketika syuting Simple Life di pedesaan, ia mengamati tomat merah yang dipetik milik seorang petani. “saya akan membayar Anda dua sen untuk tomat itu,“ ujar Paris Hilton sambil menunjuk sebuah tomat matang berwarna merah. “No way,” tolak si Petani. “Saya bisa mendapat lima sen untuk tomat seperti itu.” Lalu, Paris Hilton menunjuk sebuah tomat yang masih kecil dan berwarna hijau, “ Bagaimana dengan yang itu, dua sen boleh?” “Oh, kalau yang itu boleh, bolehlah,” sahut sang Petani. “Saya akan memberikan tomat itu seharga dua sen.” “Great!” seru Paris Hilton. Mengakhiri jual beli, Lantas ia menaruh dua sen diatas tangan si Petani seraya berkata, ”saya akan petik tomat itu satu minggu lagi.See you!”.
Get It Right, man!
Right Point 5 : Creativity
Wasiat 6
Abaikan Gutenberg, Sambutlah Spielberg
Gutenberg penemu mecin cetak. Ucapkan “Selamat tinggal Gutenberg !”itulah sebabnya mengapa buku teks tidak akan mungkin mengikis pesona playstation atau komputer multimedia. Sambutlah Spielberg, dialah pentolan visual yang menghasilkan box office ETdan Jurassic Park. Tidaklah mengherankan kalau ramai yang mengidolakan dirinya salah satunya seorang china (Chinese), yang pada suatu kesempatan menghampiri Steven Spielberg untuk meminta tanda tangan. Namun Steven Spielberg malah menghardiknya , “Dasar Chinese! Kalian telah mengebom Pearl Harbour! Get out of my face!” Tentu saja si china membatah, “BukanChinese yang melakukannya, tetapi Japanese!” “Hah! Chinese, Japanese, Taiwanese, kalian semua sama saja! “ Tukas Steven Spielberg. Mendengar it, tiba-tiba si China menghardik Steven Spielberg, “Anda telah menenggelamkan Titanic. Asal tahu saja buyut saya ada dikapal tersebut.” Gusar, Steven Spielberg langsung membantah, “Bukan saya yang melakukannya, tetapi gunung es!Iceberg!” Tukas si China, “Hah! Iceberg, Spielberg, Gutenberg, kalian semua sama saja.” Huuuaaaaahahah... Konfusius berpesan “Sebuah gambar setara nilainya dengan seribu kata.”
Right Point 6 : Visual

Wasiat 7
Gumamkan Jingle Senandungkan Lullaby
Konon didepan pintu , ada tiga orang yang mengantre , yakni pengamen restoran, supir metromini, dan ustaz. Setelah menimbang amalan ketiganya, sang malaikat bertutur, “Mas pengamen dan bang supir silahkan masuk kesurga sekarang. Psk Uztaz mohon menunggu beberapa hari lagi. Melihat itu Pak Uztaz protes. Malaikat menjelaskan kalau ganjaran disini sesuai perbuatan masing-masing didunia. “Dulu, ketika Mas Pengamen bernyanyi, seluruh pengunjung restoran berdoa. Walaupun doanya : mudah-mudahan lagunya cepat selesai. Begitu pula dengan Bang Sopir, seluruh penumpang berdoa mudah-mudahan semuanya selamat.” Papar Malaikat. “Sementara, ketika Pak Uztaz berdoa, seuruh Jamaah malah tidur. Mendingan mana coba, Pak Uztaz apa mereka?” Hahahaha! Kisah ini memang Cuma isapan jempol. Jangan dibawa serius! Yang Jelas, dewasa ini banyak ceramah Ary Ginanjar, Uje’, dan Emma Ainun Najib diperkaya dengan senandung. Tujuannya supaya materi ceramahnya lebih mudah diserap, dan mengendap. Musisi Opick, Snada, dan Haddad Alwi menjadikkan musik sebagai ujung tombak dakwahnya. Tak pelak lagi kiri mesti dibungkus dengan kanan.
Right Point 7 : Music
Wasiat 8
Lihatlah Yang Tak Terlibat
Pancangkan imajinasi. Satu alasan tunggal mengapa orang kiri terbatas pencapaiannya, karena mereka membatasi pikiran mereka. Ketahuilah pikiran hanya meniscayakan fondasi, bukan atap. Dan ketahui pula, kita hanya perlu menentukan tujuan dan itulah deskripsi tugas otak kanan. Selebihnya , serahkan kepada otak kiri.
Pancangkan visi. Visi adalah niat. Seseorang pernah bertanya cita-cita pada lima anak kecil. Jawab anak pertama,”Saya ingin jadi dokter!” Anak kedua, “Saya ingin jadi guru!” Anak ketiga, “Saya ingin jadi dokter!” Anak keempat, “Saya ingin jadi pelukis!” Anak kelima sedikit berbeda. Dia memendam sebuah visi dengan lugas dan cerdas ia menyahut, “Saya ingin menjadi pengusaha yang berjiwa sosial. Setelah bisnis saya mapan saya akan membangun sekolah, tempat ibadah, rumah sakit dan sanggar seni. Idealnya semakin menjulang status seseorang, semakin kanan orientasinya. Bervisi, melihat sesuatu yang belum terlihat oleh orang lain. Dan Pancangkan intuisi agar mampu mengupas dan menguliti problema demi problema.
That’s right
Right Point 8 : Intuition
Wasiat 9
Urailah Lima Jenis Sintesis
1. Generalist ialah orang yang lihai dan piawai mengangkangi sejumlah bidang sekaligus. Menurut F. Scott Fitzgerald ukuran paling tepat untuk menguji kecerdasan tingkat tinggi adalah kemampuan untuk menyimpan dua gagasan yang berlawanan sekaligus dalam pikiran, namun kedua-duannya berfungsi. Contohnya Chaeril Tanjung latar belakang pendidikannya adalah dokter gigi alih-alih buka praktik, ia lebih suka buka usaha mendirikan pabrik sepatu anak dengan merek butterfly.
2. Crosser ialah orang yang meninggalkan satu bidang, menyebrang ke bidang yang lain, dan berhasil di bidang baru tersebut. Contohnya Putera Sampoerna sebagai generasi ketiga keluarga Sampoerna Tbk yang sempat menggegerkan karena menjual seluruh sahamnya kepada Philip Morris Internasional, maret 2005. Padahal saat itu perusahaannya sedang gemilang. Menurut Putera masa depan industri rokok di Indonesia akan semakin sesak dengan tentangan dan tantangan. Dengan pendekatan yang kreatif ia membelokkan bisnis intinya dari rokok ke agroindustri, infrastruktur, dan telekomunikasi.
3. Tricker ialah tipe orang yang gesit menyongsong ketidakurutan, ketidakteraturan, bahkan ketidakpastian. Bagaikan melihat sesuatu yang tidak terlihat oleh kebanyakan orang. Manakala orang kiri merintis usaha, pastilah ia akan memulainya dari modal, lokasi, peralatan, promosi, dst. Lha, kalau semuanya tidak ada bisa terjegal, bahkan terjungkal, repot ‘kan?? Sebaliknya, manakala orang kanan yang tricker merintis usaha, bisa-bisa saja ia memulainya dengan sepenggal merek dan selembar brosur. Yah, tidak harus urut dan runtun.
4. Connector ialah orang yang jago menghubungkan hal-hal yang mulanya tidak ada hubungan. Kalaulah kita sekarang menemukan mesin faks, pemindai, dan fotocopy telah terintegrasi berkat jasa enterpreneur dengan connector.
5. Detector ialah orang yang jeli mengurai pola-pola yang kompleks.
Otak mereka sudah terbiasa beroperasi secara menyeluruh (holistik), menyebar(difus), serentak(paralel), dan acak(lateral).
Right Point 9 : Synthesis.
Wasiat 10
Jangan Berkata-Kata Sama Sekali
Otak kiri, lantaran bersifat self-centric, tidak mampu berempati. Sementara itu otak kanan, lantaran bersifat other centric, mampu melakukannya. Kalau otak kiri memahami apa yang dikatakan, maka otak kanan itu memahami bagaimana sesuatu itu dikatakan. Mendengar adalah anak semata wayang dari empati. Cobalah terlebih dahulu menelusuri alur pikiran pelanggan. Sejurus setelah memahami kebutuhannya, barulah kemudian Anda menawarkan solusinya. Untuk menumbuk dampak yang lebih jauh lebuh dahsyat, maka leburlah kedua-duanya. Kanan plus kiri. Sympathy is empty without empathy. Simpati tidaklah berarti empati. Kedua, empathy is sister of hospitality. Empati dan keramahtamahan adalah satu keluarga besar.
Right Point 10 : Empathy
Wasiat 11
Booking Tiket ke Bali & Jogja
Kalau sudah bicara soal orang, mana boleh lepas dari kerama tamahan (hospitality), bidang apapun perlu keramahtamahan yang merupakan inventori otak kanan. Miguel Cruzzata dari Reader’s Diges, “sopan santun itu bagai udara dalam ban. Harganya murah, namun bisa membuat perjalanan menjadi lebih nyaman.
Right Point 11 : Hospitality
Wasiat 12
Jangan Sekedar Meminta, Bersyukurlah

Syukur cara kiri : meminta, dikabulkan, bersyukur
Syukur cara kanan : bersyukur , meminta, dikabulkan
Andai seluruh proses menuju kekaayaan material, mental, dan spiritual dipadatkan menjadi satu kata, maka kata itu adalah syukur. Setiap kali Anda menyebut kata “Syukur” pada waktu yang sama Anda membekali diri Anda dengan energi-energi positif. Janganlah kita hanya pandai meminta kepadaNya. Kita juga pandai bersyukur.
Right Point 12 : Gratitude
Wasiat 13
Akhirnya, Ayunkan Tongkat Musa
Setiap individu mesti memperjuangkan hidup dan menemukan makna hidup. Ini merupakan salah satu inventori otak kanan. Kalau seorang profesional hanya memusingkan soal karir semata, berarti ia masih berada ditataran materialistik. Akan tetapi, kalau diamenjadikan karier sebagai sarana untuk menafkahi keluarga dan membantu sesamanya, berarti dia sudah berada ditataran spiritual horizontal. Lebih jauh lagi, kalau dia melakukan itu semua sebagai wahana untuk beribadah kepadaNya, berarti ia sudah berada di tataran spiritual vertikal. Inilah pemaknaan hidup tertinggi.
Right Point 13 : Meaning

Rabu, 08 Juni 2011

TeKnik Pengaturan With MATLAB

TUGAS INDIVIDU
MATA KULIAH PRAKTIKUM TEKNIK PENGATURAN













Di susun Oleh :

Ahmad Khairudin
5215097002


Prodi S1 Pend. Teknik Elektronika
Jurusan Teknik elektro
Fakultas Teknik
UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
2011
1.      Soal
Diketahui :
Sensor :
Aktuator :
Plant :

Di Tanya …?
a.simulasikan s = 0 -> 50 Step 1
Syarat a, a……g     0
Dan tiap 0 -> diganti 5
b. Kestabilan nilai K

2.      Diagram Blok Soal.













Penyelesaian
                Tugas Individu ini , Menggunakan nomer registrasi Mahasiswa
5215097002, nilai a sampai g ≠ 0,karna hanya samapai g maka ada bagian no reg yang tidak Tercantum.  dan nilai a s/d g dilihat dari belakang No.Reg , menjadi :
2 5 5 7 9 5 5 = A B C D E F G
Script dari Software MATLAB :

%'menyederhanakan blok 1'
num1=[1]
den1=[7 5]
sys1=tf(num1, den1)
%'menyederhanakan blok 2'
num2=[1]
den2=[2 5 5]
sys2=tf(num2, den2)
sys21=feedback(sys2, 1)
%'menyederhanakan blok gabungan'
num3=[1]
den3=[5 2]
sys3=tf(num3, den3)
sys31=feedback(sys21, sys3)
[num, den]=tfdata(sys31, 'v')
[r, p, k]=residue (num, den)
step(sys31)
















Hasil Run Pada Software
num1 =
     1
den1 =
     7     5
Transfer function:
   1
-------
7 s + 5
num2 =
     1
den2 =
     2     5     5
Transfer function:
       1
---------------
2 s^2 + 5 s + 5
Transfer function:
       1
---------------
2 s^2 + 5 s + 6
num3 =
     1
den3 =
     5     2
Transfer function:
   1
-------
5 s + 2

Transfer function:
          5 s + 2
---------------------------
10 s^3 + 29 s^2 + 40 s + 13
num =
     0     0     5     2
den =
   10    29    40    13
r =
  0.0060 - 0.2154i
  0.0060 + 0.2154i
  -0.0120         
p =
  -1.2260 + 1.1825i
  -1.2260 - 1.1825i
  -0.4481         
k =
     []


Bentuk Grafik